Surabaya Memanggil dan Ngopi Kilat Gresik Bersaing di Jatim PR Award 2022
Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Gresik beradu program andalan dalam Jatim PR Awards 2022 yang diselenggarakan beritajatim.com, pilar.id, Portal Communications yang berkolaborasi dengan Perhumas (Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia) Surabaya, sebuah organisasi profesi praktisi humas dan komunikasi Indonesia.
Program mereka dipaparkan dalam sesi presentasi dilakukan secara daring di hadapan dewan juri yang terdiri atas Ketua Perhumas Surabaya Suko Widodo, Pemimpin Redaksi beritajatim.com Dwi Eko Lokononto, Dewan Penasihat Badan Pengurus Pusat Perhumas Heri Rakhmadi, dan Usman Kansong, Direktorat Jenderal Infomasi dan Komunikasi Publik.
Fanani dari Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya mempresentasikan ‘Surabaya Memanggil’. Gerakan ini berawal saat Surabaya berada di kondisi darurat akibat gelombang kedua Covid-19 yang semakin ganas. Surabaya yang semula kondisi penularannya mulai melandai kembali dihadapkan dengan ganasnya varian Delta.
“Pemerintah Kota Surabaya pun merancang upaya untuk mengajak masyarakat ambil bagian menjad garda terdepan melawan Covid-19 melalui Gerakan Surabaya Memanggil,” katanya saat presentasi secara daring, Jumat (25/3/2022).
Fanani menjabarkan, suksesnya Surabaya Memanggil karena melalui strategi komunikasi yang matang. Pemkot Surabaya memanfaatkan media komunikasi publik, seperti owned media atau media yang dimiliki sendiri (media sosial pemkot, pengeras suara di traffic light dan mobil pengeras suara prokes).
Tak hanya itu, pemkot juga memanfaatkan earned media, dengan mengoptimalkan hubungan baik dengan media, influencer maupun engagement warganet.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PR-Jatim-Award”]
Fanani menyebut keberhasilan ditandai dengan banyak relawan Surabaya Memanggil dan optimalnya penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan. “Hal itu terbukti saat Surabaya zona merah saat PPKM darurat hingga turun menjadi zona kuning lalu sekarang mampu kembali ke PPKM level 1,” katanya.
Sementara, itu Huzron dari Diskominfo Gresik memaparkan program Ngopi Kilat. Ngopi Kilat sendiri merupakan akronim dari ngobrol aspirasi bersama wakil rakyat. Program ini merupakan salah satu talk show yang diselenggarakan radio Suara Gresik.
Huzron menjelaskan nama program Ngopi sebagai gambaran masyarakat Kabupaten Gresik yang memiliki budaya duduk sembari ngopi dan diskusi santai di warung kopi. Pilihan nama ngopi, menurutnya dapat menjadi kegiatan wakil rakyat dan perwakil OPD dalam menyapa, memapartkan serta berdiskusi dengan masyarakat Gresik.
Huzron mengatakan, pandemi Covid-19 pun mengharuskan mengurangi budaya ngopi dan diskusi masyarakat Gresik. Oleh sebab itu, Pemkab Gresik membuat terobosan untuk dapat terus berinteraksi dengan masyarakat. “Melalui event ini yang ringan dan santai ini masyarakat dapat mengutarakan aspirasinya dengan rileks dan santai,” kata Huzron.
Tidak hanya on air melalui frekuensi FM, lanjutnya, program ngopi kilat juga disiarkan secara live melalui web suaragresik.id dan media youtube. Streaming melalui youtube dipilihnya untuk mengikuti arus digital bagi radio dan juga agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi melalui kolom chat box untuk langsung dijawab oleh perwakilan OPD dan wakil rakyat Gresik. “Ini adalah sebuah program untuk mensinergikan antara program pemerintah, anggota dewan dan masyarakat untuk mendukung Nawa Karsa menuju Gresik Baru,” katanya.[asg/kun]






