Bojonegoro (beritajatim.com) – Koordinator Supporter Bojonegoro Bersatu, Arif Setiawan mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada keseriusan manajemen dalam mengelola tim Persibo Bojonegoro.
Terbukti kurang satu bulan putaran liga 3 PSSI Jatim ini belum ada persiapan baik perekrutan pemain maupun pelatih.
“Hingga saat ini belum ada persiapan, padahal Liga 3 Jatim akan mulai bulan depan,” ujar Arif, Selasa (03/10/2023).
Selain itu, pria yang akrab disapa Arif menjelaskan, selama tujuh tahun terakhir di bawah kepemimpinan CEO Abdulloh Umar, Persibo Bojonegoro belum pernah mendapat prestasi setiap liga yang diikuti. Alasan itu, pihak suporter juga pernah meminta Abdulloh Umar untuk mundur dari manajemen Persibo.
Namun, permintaan itu tidak diindahkan oleh pria yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro ini. “Sudah pernah diminta mundur, tetapi enggan, bahkan tidak ada gerakan prestasi dari Persibo,” jelasnya.
Baca Juga: Suporter Siap Kelola Persibo Bojonegoro Jika Dikembalikan ke Klub Amatir
Bukti nyata bahwa managemen tidak mampu mengelola Persibo dengan baik adalah seperti kondisi saat ini dimana ketika liga 3 Jawa Timur akan digelar bulan November mendatang, tidak ada persiapan sama sekali untuk mengikuti kompetisi.
“Kebiasaan buruk yang terjadi di managemen ini adalah baru menyiapkan tim ketika satu bulan mau digelar kompetisi yang harusnya persiapannya minimal 4-5 bulan sebelum dimulai kompetisi liga 3,” bebernya.
Kondisi seperti ini, tegas Arif, dilakukan berulang ulang setiap tahunnya sehingga tidak pernah ada prestasi sama sekali, bahkan tim Laskar Angling Dharma juga belum pernah naik kasta ke Liga 2, selama tujuh tahun terakhir.
Dihubungi terpisah, CEO Persibo Bojonegoro Abdulloh Umar maupun Manajer Tim Persibo Bojonegoro yang juga menjabat Ketua Askab PSSI Bojonegoro Sally Atyasasmi belum memberikan konfirmasi hingga berita ini ditulis. [lus/ted]






