Bojonegoro (beritajatim.com) – Suporter Persibo Bojonegoro Curva Nord mengaku siap mengelola klub jika statusnya dikembalikan ke amatir.
Sebab, selama dikelola secara profesional klub berjuluk Laskar Angling Dharma ini tidak pernah mendapat prestasi.
Koordinator suporter Curva Nord Arif Setiawan sangat menyayangkan pengelolaan manajemen Persibo Bojonegoro yang dinilai tidak serius. Terhitung sudah tujuh tahun Persibo dikelola manajemen secara profesional, namun tidak pernah mendapat prestasi.
“Selama tujuh tahun dikelola manajemen secara profesional, Persibo tidak pernah mendapat prestasi. Hal ini menunjukkan tidak ada keseriusan manajemen mengelola klub,” ujarnya, Senin (02/10/2023).
Padahal, lanjut Arif, seharusnya Persibo Bojonegoro tidak lagi mengikuti kompetisi ditingkat amatir. Karena status klub sendiri kini dikelola oleh profesional. Sementara Persibo Bojonegoro sendiri kini masih berlaga di tingkat amatir yakni Liga 3 PSSI Jatim.
“Untuk persiapan Liga 3 PSSI Jatim pada November 2023 mendatang saja tidak ada persiapan sama sekali. Kondisi ini sama dengan tahun sebelumnya,” terangnya.
Baca Juga: Manajemen Persibo Bojonegoro Istirahatkan Pemain
Sehingga pihak suporter mengaku siap mengelola Persibo Bojonegoro jika manajemen mau mengembalikan ke tingkat amatir. Untuk itu pihaknya mengaku telah bersurat ke Pj Bupati Bojonegoro Andriyanto untuk membahas permasalahan tersebut.
“Suporter meminta solusi ke Pemkab Bojonegoro, termasuk bagaimana jika Persibo kembali dengan menggunakan APBD untuk bisa mengangkat prestasi ke liga 2,” pungkasnya.
Sementara CEO Persibo Bojonegoro Abdulloh Umar saat dikonfirmasi melalui pesan singkat maupun sambungan telepon tidak memberikan konfirmasi hingga berita ini ditulis. Sehingga, berita ini masih butuh konfirmasi sikap manajemen terkait permintaan suporter. [lus/ted]






