Surabaya (beritajatim.com) – Sungai Kalisari Darma atau Kalidami yang terletak di perkampungan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya dipenuhi busa. Kondisi ini membuat warga sekitar khawatir.
Sungai Kalidami posisinya ada di tengah perkampungan warga dan sebuah apartemen. Salah satu warga mengatakan, busa muncul setiap pintu air dibuka.
“Seperti ini sudah sejak 2003. Saat pintu air dibuka, pasti akan ada busa banyak yang muncul. Bahkan beterbangan di atas langit terbawa angin ” kata salah satu warga,Makin, saat ditemui beritajatim.com, Kamis (6/6/2024).
Makin menduga, banyaknya busa yang muncul di aliran sungai akibat dari banyaknya limbah rumah tangga.

Katanya, di tahun 90-an sebelum padat perkampungan padat penduduk, Sungai Kalidami itu masih terkenal bersih dan bisa dimanfaatkan.
“Sekarang ya kayak gini kondisinya, banyak sekali limbah dari selokan rumah warga ke sungai. Dan warga tidak ada lagi yang berani memanfaatkan; untuk sekedar mandi, mencuci, seperti tahun 90,” jelasnya.
Yang dirugikan sekarang ini, lanjut Makin, adalah mereka para petani tambak. Di mana, ketika aliran suang mengalir ini tambak mereka, banyak ikan- ikan yang pingsan dan bahkan ikannya mati.
“Banyak yang mati ikan ikan di tambak karena air sungai masuk. Kalau dampak lain yang dirasakan warga tidak tahu. Karena melihat air sungai keruh dan mencium aromanya saja, warga di sini takut,” tutupnya. [ram/beq]






