Sumenep (beritajatim.com) – Gelaran Sumenep Job Fair 2o22 diserbu ribuan pencari kerja. Pameran lowongan pekerjaan yang diinisiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Sumenep di Gedung Korpri ini diikuti 21 perusahaan dan 4 instansi.
Tersedia sekitar 1.200 lowongan pekerjaan yang ditawarkan di event ini.
Bupati Sumenep, Ach. Fauzi mengapresiasi job fair tersebut. Dia berharap tahun depan semakin banyak jumlah perusahaan yang bergabung sehingga bisa menekan angka pengangguran di Sumenep.
“Kalau sekarang 21 perusahaan, semoga tahun depan bisa meningkat dua kali lipatnya, sehingga bisa memberikan kesempatan lebih luas bagi para pencari kerja di Sumenep,” katanya.
Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sumenep paling rendah di Jawa Timur. Pada 2019, jumlah pengganguran terbuka di Sumenep sebesar 3,86 persen, kemudian pada 2021 turun menjadi 2,31 persen dan pada 2022 turun lagi menjadi 1,36.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Sumenep”]
“Kami dari Pemerintah Daerah akan terus melakukan langkah-langkah untuk menekan angka pengangguran serendah-rendahnya,” ujar Fauzi.
Dalam Sumenep Job Fair 2022, para pencaker diminta untuk mengurus kartu pencari kerja di lokasi acara. Kartu pencari kerja tersebut bisa didapatkan cuma-cuma di petugas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) di lokasi.
Dengan kartu tersebut, para pencari kerja bisa berinteraksi langsung dengan perwakilan masing-masing perusahaan yang bergabung dalam job fair. Bahkan para pencari kerja juga bisa langsung memasukkan surat lamaran pada perusahaan tersebut. [tem/beq]






