Sumenep (beritajatim.com) – Karapan Sapi Piala Presiden batal digelar di Sumenep, karena lapangan yang akan digunakan untuk pelaksanaan ajang bergengsi tersebut dinilai tidak layak.
Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan Paguyuban Karapan Sapi Keluarga Madura (Pakar Sakera) dan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pemerintahan dan Pembangunan IV Pamekasan, lapangan Karapan Sapi Giling masih dalam proses rehabilitasi.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, proses verifikasi tersebut juga melibatkan pemerintah Kabupaten Sumenep. Hasil verifikasi, tim menilai kondisi lapangan kerapan sapi membahayakan keselamatan penonton karena proses rehabilitasi belum tuntas.
‘Karena itu, tuan rumah untuk Karapan Sapi 2025 Piala Presiden diputuskan Kabupaten Bangkalan lagi. Sumenep gagal menjadi tuan rumah berkenaan dengan keselamatan penonton. Masih harus menunggu selesainya rehab, agar pagarnya tidak roboh lagi,” katanya, Rabu (20/08/2025).
Lapangan karapan sapi Sumenep direnovasi pasca robohnya pagar pembatas lapangan pada 22 Juli 2024. Rehab lapangan tersebut juga dilakukan untuk memenuhi standarisasi pelaksanaan Piala Presiden. [tem/aje]






