Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Blitar menganggarkan dana sebesar Rp1,3 miliar rupiah untuk perbaikan pedestrian jalan Mastrip Kota Blitar. Proyek berbaikan dan pelebaran pedestrian jalan Mastrip Kota Blitar ini ditargetkan selesai pada tahun ini.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Blitar untuk mempercantik infrastruktur kota, khususnya di wilayah pusat yang kian berkembang. Diharapkan dengan adanya perbaikan ini dapat menunjang kawasan wisata di sekitar pusat kota dan alun-alun Blitar.
“Saat sekarang sudah ditandatangani dan sudah berjalan, jadi kalau proyek pedestrian Mastrip itu prioritas kota ya jadi untuk menunjang aktivias utamanya pejalan kaki,” kata Erna Santi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar, Jumat (11/10/2024).
Saat ini proyek senilai Rp.1,3 miliar rupiah ini sudah masuk tanda tangan kontrak dengan pihak ketiga. Setelah itu barulah proyek perbaikan dan pelebaran pedestrian jalan Mastrib Kota Blitar ini bisa segera dikerjakan.
“Jadi trotoar yang ada itu diperlebar secara makro itu nanti akan mendukung kawasan wisata,” tegasnya.
Pedestrian jalan Mastrip Kota Blitar ini akan diperluas menjadi 4 hingga 5 meter. Selain pelebaran, Pemerintah Kota Blitar juga akan menambah fasilitas lain seperti pencahayaan lampu hias dan tempat duduk di sepanjang jalur pedestrian.
Proyek perbaikan pedestrian jalan Mastrip Kota Blitar ini akan dikerjakan selama 2 tahap. Dalam tahap pertama tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Blitar bakal melakukan perbaikan pedestrian jalan Mastrip mulai dari depan pintu masuk Pasar Wage hingga pintu masuk Stasiun Blitar.
“Insyaallah untuk jalan Mastrip dan Kenanga itu yang akan kita tanggani,’ tutupnya.
Proyek pembangunan pedestrian dan pelebaran Jalan Mastrip ini juga sejalan dengan visi Pemkot Blitar untuk menciptakan ruang-ruang publik yang lebih ramah pejalan kaki serta mendukung konsep kota yang lebih berkelanjutan. Dengan adanya pedestrian yang lebih luas dan fasilitas yang memadai, Pemkot Blitar berharap warga semakin tertarik untuk berjalan kaki, mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Selain itu, pencahayaan lampu hias yang akan ditambahkan di sepanjang pedestrian diharapkan dapat memberikan kesan estetik yang modern, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki di malam hari. (owi/but)







2 Komentar
Jadikan seperti jln Malioboro Yogyakarta
Dari dulu kok itu aja .. tolong kota pinggiran diperhatikan… Biar bisa manfaat dan bisa untuk nyari makan… Matursinuwun…