Tuban (beritajatim.com) – Viral di media sosial, pengendara yang memaki-maki badut hingga diduga melakukan tindakan kekerasan di Kabupaten Tuban ternyata oknum anggota Polres Tuban. Meski begitu, Polres Tuban memilih bungkam dan tidak menanggapi persoalan personal dari anggotanya.
Diketahui, kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 3 Juni 2026 malam. Saat itu, seorang badut menyeberang di Jalan Sunan Kalijaga, Tuban. Dari arah barat ke timur, ada seorang pengendara motor yang berboncengan hendak menyalip dan menyerempet si badut hingga mengenai ember milik badut tersebut.
Usai kejadian itu, si pengendara memutar balik dan menghampiri badut hingga memaki-makinya agar meminta maaf kepada pengendara tersebut. Karena sudah emosi, pengendara diduga melakukan tindakan kekerasan dengan menarik baju di bagian leher badut dan menamparnya hingga terekam kamera CCTV.
Sontak, kejadian itu menjadi tontonan warga. Salah satu saksi bernama Arina (26), yang sedang makan soto tepat di depan lokasi kejadian, melihat secara langsung badut tersebut dimarahi oleh pengendara.
“Kronologinya, badut posisi mau menyeberang dari arah selatan. Posisi badut sudah di tengah jalan, lalu bapak pengendara dari arah barat ke timur tidak sengaja menyenggol si badut sampai ember badutnya terjatuh,” ujar Arina.
“Tapi tiba-tiba bapak pengendara putar balik dan langsung marah-marah ke si badut serta menyuruh badut meminta maaf sambil sujud. Kepala badut juga ditoyor-toyor, ditampar hingga dimaki-maki, padahal bapak badutnya sudah minta maaf,” jelas Arina.
Merasa geram, Arina juga merekam kejadian tersebut. Bahkan, orang-orang yang melihat di lokasi kejadian tidak berani melerai karena yang bersangkutan mengaku sebagai anggota kepolisian.
Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, hanya menanyakan lokasi kejadian viral tersebut dan tidak memberikan tanggapan lebih lanjut. “Yang mana, Mbak? Badut di mana?” kata Siswanto, Kamis (4/6/2026).
Tak hanya itu, hingga Jumat, 5 Juni 2026, Kapolres Tuban AKBP Alaiddin juga belum memberikan tanggapan perihal tindakan anggotanya yang sedang viral saat ini. [dya/kun]






