Jombang (beritajatim.com) – Meski sudah sekitar satu bulan ditemukan, namun Polres Jombang belum berhasil mengungkap identitas bocah korban pembunuhan yang ditemukan di pinggir Sungai Sidokampir Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Bocah tersebut diperkirakan berusia empat tahun. Dia ditemukan dalam kondisi telanjang di tepi Sungai Sidokampir pada Kamis (22/9/2022). Saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup dan telanjang bulat. “Kami sudah melakukan berbagai upaya guna mengungkap identitas bocah tersebut. Tapi sampai sekarang kami belum bisa mengungkap identitasnya,” ujar Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat, Rabu (19/10/2022).
Nurhidayat mengakui, berdasarkan hasil autopsi, ada kejanggalan meninggalnya korban. Pihak kepolisian kemudian menyebarkan sketsa gambar bocah yang usianya sekitar 4 tahun itu. Penyebaran itu baik melalui online maupun offline. Termasuk menyebarkan sketsa wajah korban ke seluruh desa. Tapi hal itu tak membuahkan hasil.
[berita-terkait number=”3″ tag=”mayat-jombang”]
Kemudian Polres Jombang juga melakukan koordinasi dengan Polda Jatim. Termasuk melakukan kerja sama dengan seluruh Sat Reskrim yang ada di Polres seluruh Jawa Timur. “Pengungkapan identitas ini sangat penting untuk pintu masuk penyidikan. Tapi sampai sekarang belum ada hasil,” ujarnya.
Namun demikian polisi tak patah arang. Karena tidak ada keluarga yang mencari akhirnya muncul asumsi bahwa korban adalah penghuni panti sosial (anak yatim). Polisi pun melakukan penelusuran di panti asuhan yang ada di Kabupaten Jombang. Namun lagi-lagi upaya tersebut juga tidak membuahkan hasil.
“Awalnya ada keluarga yang mencari. Karena keluarga tersebut kehilangan anak. Tapi setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata anak tersebut berada di Mojokerto dan masih hidup. Artinya hal tersebut terpatahkan. Yang pasti kami terus bergerak untuk mengungkap kasus ini,” pungkas Nurhidayat.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang, digemparkan oleh penemuan mayat bocah berjenis kelamin laki-laki di tepi Sungai Sidokompir, Kamis (22/9/2022). Bocah tersebut ditemukan dalam kondisi tengkurap.
Korban tidak mengenakan baju alias bugil. Orang yang pertama kali menemukan adalah penebang kayu warga Desa Jombok Kecamatan Kesamben. Setelah itu, temuan tersebut dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polsek setempat.
Ciri-ciri korban di antaranya, tinggi badan 103 centimeter. Kemudian memiliki warna kulit sawo matang, badan kurus dan bulu mata panjang atau lentik. Ciri-ciri berikutnya memiliki tahi lalat di tangan kanan sisi depan di atas pergelangan tangan. Selanjutnya, rambut hitam lurus potongan tidak teratur, tanda lahir di lutut kanan dan lipatan paha kanan serta gigi karies. Korban diperkirakan umur 4 sampai 5 tahun. [suf]






