Ponorogo (beritajatim.com) – Suasana perayaan Imlek 2024 yang harmonis keberagaman terlihat di perumahan Pusparaya Regency, Kelurahan Mangkujayan Ponorogo. Di perumahan tersebut, warganya mewakili berbagai agama dan etnis. Meskipun perbedaan keyakinan dan latar belakang etnis, perayaan Imlek kembali menjadi momentum yang memperkuat kerukunan di tengah keragaman di perumahan itu.
Uniknya, meskipun perbedaan keyakinan dan etnis, mereka menjalani kehidupan sehari-hari dengan saling menghormati dan bekerja sama. Setiap perayaan Imlek menjadi kesempatan bagi seluruh warga perumahan untuk bersatu dalam semangat kebersamaan. Warga non-Tionghoa pun turut serta merayakan dengan antusias. Mereka pun menunjukkan sikap yanh saling terbuka terhadap keberagaman.
Dalam menyambut perayaan Imlek ini, warga berbagi tugas dan saling membantu, keadaan itu pun menciptakan kekeluargaan yang erat. Mulai mendekorasi lingkungan perumahan dengan khas perayaan Imlek. Semua dilakukan secara gotong royong. Hal itu tampak dari hiasan puluhan lampion berwarna merah dan ornamen khas Imlek mempercantik di salah satu sudut jalan perumahan.
“Perayaan Imlek ini sebetulnya sudah menjadi agenda tahunan. Perayaan selalu istimewa, karena dilakukan secara kebersamaan yang baik. Meski warga berbeda agama maupun etnis, semua melebur jadi satu dalam perayaan Imlek ini,” kata salah warga perumahan yang merupakan etnis Tionghoa, Sinyo Menik, Jumat (08/02/2024).
Hal senada juga diutarakan oleh warga perumahan lainnya, Winda Yulistina. Winda yang merupakan etnis Jawa itu mengungkapkan bahwa dalam perayaan Imlek ini, banyak ibu-ibu saling bahu membahu dalam mendekorasinya. Mulai ikut memasang lampion dan pembuatan pohon angpao.
“Kebersamaan ini seperti keluarga. Walaupun berbeda agama maupun etnis, tetapi menjunjung tinggi rasa kebersamaan,” ungkap Winda.
Perayaan Imlek di perumahan Pusparaya Regency, nantinya akan dilakukan makan malam bersama. Untuk anak-anak pun sudah disiapkan pohon angpao, mereka nanti tentu bisa memetiknya. Kemudian yang ditunggu-tunggu tentu penampilan budaya asli Tiongkok, yakni Barongsai. (end/ian)






