Surabaya (beritajatim.com) – Liburan adalah momen yang ditunggu-tunggu untuk melepas penat dari rutinitas. Namun, pertanyaan yang kerap muncul sebelum memulai perjalanan yaitu lebih cocok staycation atau backpacking sih?
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, tergantung pada gaya hidup, kebutuhan hingga tujuan dari liburan itu sendiri.
Tak ada gaya liburan yang paling benar.
Yang penting, pilihlah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini, staycation dan backpacking sama-sama bisa memberi pengalaman yang menyenangkan, selama dilakukan dengan persiapan matang dan hati yang siap berlibur.
Agar tidak salah pilih, berikut panduan untuk menentukan jenis liburan yang paling sesuai dengan karakter dan kondisi kalian.
Apa Itu Staycation dan Backpacking?
Melansir berbagai sumber, backpacking adalah tipe perjalanan mandiri, hemat biaya, dan biasanya melibatkan eksplorasi ke berbagai tempat dengan membawa ransel.
Backpacking ini cocok untuk petualang yang menyukai tantangan dan ingin mengenal budaya lokal lebih dalam.
Sedangkan Staycation adalah gaya liburan yang dilakukan tanpa perlu bepergian jauh. Umumnya dilakukan di dalam kota atau menginap di hotel, resort, atau vila terdekat.
Fokusnya adalah relaksasi, kenyamanan, dan menikmati fasilitas tanpa harus repot berpindah tempat.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Staycation?
1. Saat Butuh Istirahat Total
Jika merasa tubuh dan pikiran sedang lelah, staycation menjadi pilihan yang ideal, karena denga staycation bisa menikmati waktu di hotel.
2. Waktu Libur Terbatas
Staycation ccocok untuk yang hanya mempunyai waktu libur yang singkat, seperti akhir pekan atau hari kejepit. Tidak perlu repot untuk mengejar jadwal.
3. Ingin Menikmati Hidup Tanpa Tekanan
Tidak semua orang suka dengan pertualangan saat libur bagi yang ingin mecari ketenangan, suasana santai dan pelayanan hotel bisa jadi jawaban.
Kapan Harus Memilih Backpacking?
1. Ingin Pengalaman Baru dan Berbeda
Backpacking membuka peluang untuk bertemu orang baru, mencoba makanan lokal, dan menjelajahi tempat-tempat yang mungkin tak terjangkau turis biasa.
2. Punya Waktu Lebih Panjang
Backpacking biasanya memerlukan waktu yang lebih lama, terutama jika ingin menjelajah lintas kota atau bahkan negra. Perjalanan ini bukan tetntang tujuan tapi proses.
Pertimbangan Sebelum Memilih
– Budget: Staycation cenderung lebih mahal dalam jangka pendek, tapi bisa lebih hemat jika dihitung dari biaya transportasi dan logistik.
– Energi dan Mood: Jika ingin santai, pilih staycation. Kalau sedang semangat untuk eksplorasi, backpacking bisa lebih memuaskan.
– Tujuan Liburan: Ingin recharge energi? Staycation. Ingin memperluas wawasan? Backpacking. [aje]






