Lamongan (beritajatim.com) – Stadion Surajaya Lamongan dinyatakan siap dan layak untuk menyelenggarakan pertandingan Championship 2025/2026.
Kepastian itu didapatkan setelah dilakukan Risk Assessment oleh tim Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jawa Timur, yang berlangsung dua hari, yakni tanghal 8 dan 9 September 2025.
Dalam asesmen ini, tim meninjau secara berbagai fasilitas vital stadion. Mulai dari kelengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, ruang dan fasilitas kesehatan, jalur evakuasi, sistem pengawasan CCTV serta alarm.
Aspek sarana penunjang juga tidak luput dari pengecekan. Di antaranya ruang ganti pemain, kesiapan genset, tandon air, toilet, yang berfungsi mendukung kelancaran penyelenggaraan pertandingan.
Selain meninjau fasilitas, tim assessment juga memeriksa kelengapan dokumen. Termasuk SOP untuk kesehatan, SOP keamanan dan dokumen-dokumen pendukung lainnya.
“Dari assessment yang dilakukan dua hari ini, Stadion Surajaya mendapatkan total nilai 79, 83 atau kategori baik,” kata Ketua Pelaksana Risk Assessment Stadion Surajaya, AKBP Budi Sulistyanto, Selasa (9/9/2025).
Meski demikian, Budi menyebut masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, seperti pemisahan ruang CCTV dengan ruang alarm, penyediaan ruang kesehatan untuk VVIP, serta dari segi dministrasi seperti daftar inventaris panitia pelaksana, lay out stadion dengan batas parameter dan masih banyak lagi.
“Kami berharap setelah adanya beberapa temuan, agar segera ditindaklanjuti, sehingga ketika assessment betikutnya Stadion Surajaya mendapatkan nilai yang kebih baik,” tuturnya. (fak/ted)






