Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka memastikan kesiapan stadion yang bakal menjadi home base tim peserta Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menggelar inspeksi Stadion Surajaya, Lamongan pada Selasa (29/8/2023), hari ini.
Seperti yang diketahui bersama, kompetisi Liga 2 sepakbola Indonesia bakal digulirkan pada tanggal 10 September 2023 mendatang. Sehingga kesiapan dari stadion menjadi suatu yang penting untuk dipastikan.
Staf kompetisi LIB, Husna Hanafi mengungkapkan bahwa ada beberapa aspek yang menjadi objek penilaian, mulai dari akses, jalur evakuasi, lapangan permainan hingga penerangan lapangan.
“Kemudian fasilitas dan ruangan-ruangan, seperti ruang ganti, media center, ruang medis dan sebagainya,” kata Husna Hanafi saat diwawancarai, Selasa (29/8/2023), di markas Persela Lamongan.
Hasil dari inspeksi yang dilakukan di Stadion Surajaya, Husna mengaku, ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki, khususnya terkait kondisi rumput di stadion tim kebanggaan Lamongan tersebut.
Tak hanya itu, menurut Husna, rumput di Stadion Surajaya Lamongan itu masih perlu dilakukan perawatan secara intensif. Pasalnya, terdapat beberapa bagian rumput yang kondisinya kering. “Kalau saya lihat rumputnya itu belum rata, masih banyak yang kering, mungkin karena musim kemarau, jadi ada yang agak menguning. Tapi kompetisi Liga 2 ini kan masih tanggal 10 September. Mungkin masih punya kesempatan lah Persela untuk memperbaiki (rumputnya),” terangnya.
Ditegaskan oleh Husna, hasil dari inspeksi di Stadion Surajaya tersebut nantinya akan dilaporkan ke LIB. Setelah itu, bakal diputuskan apakah Stadion Surajaya ini dinyatakan siap untuk menggelar laga kandang Persela Lamongan atau tidak. “Hasilnya nanti akan disampaikan LIB ke pihak klub,” tandasnya.[riq/kun]
BACA JUGA: Klub Liga 2 Mendapat Hak Komersial Rp1,25 Miliar dari PT LIB






