Surabaya (beritajatim.com) – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Novita Hardini melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan. Ia hadir didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek yang juga Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin.
“Empat Pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar materi hafalan, melainkan nilai yang harus hadir dalam cara berpolitik dan melayani rakyat,” ujar Novita, Kamis (12/2/2026).
Dalam pemaparannya, Novita menyampaikan bahwa nilai kebangsaan perlu dihidupkan dalam praktik politik sehari-hari. Ia menyebut gotong royong sebagai napas perjuangan partai yang harus terus dirawat di tengah dinamika zaman.
Momentum sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari agenda pembenahan Kantor DPC PDI Perjuangan Magetan. Transformasi dilakukan agar kantor partai menjadi ruang yang lebih terbuka dan relevan bagi generasi muda.
“Kantor partai tidak boleh kaku dan eksklusif. Harus ramah anak muda: ada ruang dialog, ruang kreatif, dan ruang layanan aspirasi. Anak muda itu butuh tempat aman untuk bertanya, berdiskusi, menyusun gagasan, lalu bergerak bersama,” ujar Novita.
Ia menjelaskan, perubahan dapat dimulai dari penataan ruang yang sederhana namun fungsional. Kantor partai diharapkan memiliki fasilitas yang mendukung aktivitas kader dan masyarakat.
“Di kantor partai mesti ada ruang seperti pojok diskusi, kelas kader, pojok baca-literasi, ruang kreatif untuk konten dan desain, ruang konsultasi, dan layanan aduan warga. Jadi terbuka untuk komunitas begitu,” urai Novita.
Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa, menyampaikan bahwa pembenahan kantor merupakan bagian dari perubahan cara partai hadir di tengah masyarakat. Ia ingin kantor partai menjadi tempat yang hangat dan mudah diakses warga.
“Kantor partai harus punya wajah yang ramah anak muda: terbuka, hangat, tempat ide tumbuh, tempat warga berani datang dan bicara. Kita ingin kantor DPC jadi ruang belajar kebangsaan, ruang advokasi, sekaligus ruang kolaborasi untuk kerja-kerja sosial,” tegas Diana.
Diana juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kader dan anggota legislatif yang ikut membantu proses pembenahan. Ia menyebut gotong royong menjadi kekuatan utama dalam transformasi tersebut.
“Saya berterima kasih atas atensi Mbak Novita dan Mas Ipin, serta gotong royong dana yang ikut menguatkan proses transformasi kantor DPC Magetan. Ini bukti bahwa PDI Perjuangan bekerja dengan spirit kolektif, dari pusat hingga akar rumput,” ujarnya.
Selain Novita dan Mas Ipin, Diana menambahkan bahwa Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Timur VII, Budi Sulistyono atau Kanang, bersama tim pendamping dapil juga ikut mendukung penguatan kantor partai.
“Transformasi ini diarahkan untuk memperkuat fungsi partai sebagai ruang pelayanan publik dan pusat gerakan kerakyatan yang dekat dengan kebutuhan warga, termasuk generasi muda,” pungkas Diana. [asg/suf]






