Sidoarjo (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro menyoroti ketajaman penyelesaian akhir timnya meski berhasil meraih kemenangan atas Persiku Kudus. Menurutnya, selisih gol menjadi faktor penting yang mempengaruhi posisi Deltras FC di klasemen sementara Pegadaian Championship Grup Timur musim 2025/2026.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu malam (6/10/2025), Deltras FC berhasil mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 4-2. Namun, Widodo menilai banyak peluang emas yang gagal dimaksimalkan menjadi gol.
“Itu sebetulnya evaluasi dari awal sudah kita bicarakan setelah melawan Persela, dan kekurangan kita memang ada di sini — gagal memanfaatkan peluang gol,” ungkap Widodo, Senin (6/10/2025).
Mantan pelatih Persijab Jepara itu menyebut sedikitnya ada lima hingga enam peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol pada dua babak pertandingan.
“Selisih gol ini juga berpengaruh kepada klasemen dan ini juga berpengaruh kepada peringkat kita. Saya menekankan peluang sekecil apa pun harus dimanfaatkan untuk mencetak gol,” imbuhnya.
Meski demikian, Widodo mengingatkan para pemainnya untuk tidak berpuas diri atas kemenangan tersebut. Ia menilai hasil positif ini justru harus menjadi motivasi untuk terus konsisten di laga-laga berikutnya. “Saya menekankan agar pemain tidak jumawa. Kemenangan ini jadi penyemangat untuk menatap pertandingan selanjutnya,” tegasnya.
Dalam laga tersebut, empat gol kemenangan Deltras FC dicetak oleh Tito Hamzah (34′), Rian Lopes (59′), Tengeg Neville (74′), dan Flabio Soares (90+6′). Sementara dua gol balasan dari Persiku Kudus dicetak oleh Crah Angger (55′) dan Igor Henrique (78′). [way/beq]






