Gresik (beritajatim.com) – Kasus penganiayaan dengan kekerasan kembali mencuat. Kali ini menimpa Suyatno (46), sopir truk asal Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, yang menjadi korban pemukulan setelah kendaraannya ditabrak di Jalan Raya Randegansari, Driyorejo, Gresik.
Peristiwa bermula saat Suyatno sedang dalam perjalanan distribusi barang dari PT Wings Surya menuju Kecamatan Manyar. Saat melintas di lokasi kejadian, truk bernomor polisi L 9863 UE yang dikemudikannya ditabrak oleh mobil Mazda S 1048 RR yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara ke selatan.
Mobil Mazda yang dikemudikan Mustahur Rohman tersebut oleng ke kanan sebelum menghantam truk Suyatno. Usai insiden, korban turun dari kendaraannya untuk mengecek kondisi dan bertanya kepada pengemudi Mazda.
Namun, bukan klarifikasi yang didapat, Suyatno justru menjadi sasaran amuk oleh Mustahur Rohman dan rekannya Sutikno. Kedua pelaku memukuli korban bertubi-tubi hingga menyebabkan luka sobek di bibir kanan dan lebam di pipi bawah mata sebelah kanan. Korban kemudian dilarikan ke RS Randegansari Husada Driyorejo.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku dan kasus ini menjadi atensi serius kepolisian.
“Identitas pelaku penganiayaan sudah kami kantongi. Termasuk pengemudi mobil Mazda yang berkecepatan tinggi,” ujarnya, Kamis (24/4/2025).
Dari hasil penyelidikan, pemilik kendaraan diketahui bernama Penatas (65), warga Perum Puri Kencana, Kecamatan Puri. Sedangkan pengemudi mobil, Mustahur Rohman, berasal dari Kecamatan Gondang, Mojokerto, dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Dua penumpang lain, Sutikno dari Tarik, Sidoarjo dan M. Rizal Zuliyanto dari Desa Mulung, Driyorejo, tidak mengalami luka.
Kompol Musihram menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Gresik serta menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Nantinya barang bukti tersebut dijadikan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. [dny/beq]






