Surabaya (beritajatim.com) – Sopir bus PO Sakhindra yakni MAS (30) ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim setelah dilakukan investigasi atas insiden maut tersebut.
“Tersangka inisial MAS kita jerat pasal 311 ayat 3,4,5 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” ujar Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komaruddin, Jumat (10/1/2024).
MAS diduga lalai saat mengemudikan bus dengan plat nomor DK 7942 GB tersebut. Akibatnya empat orang menjadi korban dalam insiden bus yang mengangkut pelajar SMK di Bali tersebut.
Adapun kronologi kejadian, yakni bus pariwisata PO Sakhindra membawa rombongan pelajar SMK melaju dari arah barat di Jalan Imam Bonjol, Kota Batu. Bus bergerak menuju kawasan Batu Town Square (Batos).
Kecelakaan bus pariwisata di Batu ini membuat 4 orang meninggal dunia, yang merupakan pengguna jalan. Sedangkan korban luka-luka ada 11 orang, terdiri dari pengguna jalan lainnya.
Sementara, siswa SMK sebagai penumpang bus selamat dengan jumlah 43 orang. Namun, para penumpang bus mengalami syok atau trauma berat.
Kronologi Kejadian
Pukul 19.15 WIB:
Bus pariwisata yang membawa siswa SMK TI Global Badung, Bali, mengalami rem blong saat melintasi Jalan Imam Bonjol, Kota Batu. Jalan ini diketahui merupakan jalur menurun yang cukup curam.
Setelah rem blong, bus kehilangan kendali dan terus melaju. Bus belok kanan sejauh 3 kilometer menuju Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Beji, Kecamatan Junrejo.
Bus kemudian menabrak sejumlah kendaraan, termasuk 4 mobil dan 2 sepeda motor, sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah pohon di depan SMPN 3 Kota Batu.
Evakuasi Korban:
Sebanyak 4 korban meninggal dunia, termasuk pasangan suami istri (pasutri) dan bayi mereka, dilaporkan berada di lokasi kejadian.
Lebih dari 15 korban luka-luka, termasuk pengguna jalan dan penumpang bus, segera dievakuasi ke RS Hasta Brata dan RS Bhayangkara. Total korban yang dievakuasi menggunakan 18 ambulans.
Daftar Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Kota Batu
Meninggal Dunia
- Anis – Jember
- Mr. X (belum teridentifikasi)
- Agus – Batu
- Bayi Syafa (20 bulan) – Jember
Korban Luka-Luka
Sebanyak 11 korban luka-luka saat ini dirawat di RS Bhayangkara dan RSUD Karsa Husada. Berikut daftar korban yang berhasil diidentifikasi:
- Mustofa Ahman (20) – Temas
- Muh Syafiudin (30) – Jember
- Sugiarti (60) – Dinoyo
- Moch Bayu (39) – Lowokwaru
- Prasasti Nur (23) – Malang
- Tino Trisula (32) – Batu
- Bambang Eko (50) – Batu
- Rasminanto (72) – Batu
- Beril (1) – Batu [uci/ian]






