Sampang (beritajatim.com) – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik soal kemunculan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Sebab, penyakit tersebut tidak menular kepada manusia.
Kepala Disperta KP Sampang, Suyono mengatakan PMK pada ternak tidak dapat menular atau menginfeksi manusia, karenanya masyarakat tidak perlu panik dan khawatir dalam mengonsumsi daging. Ia menjelaskan PMK merupakan penyakit infeksi virus bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”penyakit-pmk”]
“Tingkat penularan pada hewan sangat tinggi mencapai 90-100 persen. Tingkat kematian juga tinggi. Sehingga jika ada tanda-tanda PMK pada hewan, langsung dilaporkan ke petugas,” terangnya, Kamis (9/6/2022).
Suyono juga berpesan, meski PMK tidak menular pada manusia, warga diharapkan tidak terlalu banyak mengkonsumsi daging. Hal ini untuk menjaga pola hidup sehat. “Daging yang dikonsumsi tetap aman dan tidak membahayakan,” tandasnya. [sar/suf]






