Ringkasan Berita:
- Emil Dardak menyebut Musda Demokrat Jatim masih menunggu arahan DPP.
- Musda dinilai penting untuk konsolidasi internal menuju Pemilu 2029.
- Pelaksanaan Musda Demokrat Jatim berpeluang digelar tahun ini.
- Emil menegaskan Demokrat Jatim tetap tegak lurus terhadap keputusan DPP.
Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, buka suara terkait isu pencalonan ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Jawa Timur.
Menurut Emil, hingga saat ini pelaksanaan Musda Demokrat Jawa Timur masih menunggu arahan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
“Di seluruh Indonesia, di sebagian provinsi memang sudah melakukan Musda. Untuk Jawa Timur, kami tentu masih menunggu arahan dari DPP mengenai waktu pelaksanaan Musda,” ujar Emil.
Ia menjelaskan, Musda menjadi agenda penting bagi partai untuk memperkuat konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Meski waktu pelaksanaan pemilu masih cukup panjang, Emil menilai konsolidasi partai harus dilakukan secara bertahap.
“Memang Musda ini penting untuk melakukan konsolidasi menjelang Pemilu 2029. Memang datangnya masih lama, tapi konsolidasi ini bertahap. Setelah Musda kan ada Muscab,” katanya.
Wakil Gubernur Jawa Timur itu menambahkan, berdasarkan surat keputusan (SK) yang ada, pelaksanaan Musda Demokrat Jawa Timur sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada tahun depan.
Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan Musda dapat digelar lebih cepat pada tahun ini apabila ada arahan dari DPP Partai Demokrat.
“Kalau melihat SK-nya memang Musda masih tahun depan, tapi kemungkinan Musda akan digelar tahun ini. Tergantung arahan DPP, kami tegak lurus dengan DPP,” tegasnya.
Saat disinggung terkait dinamika pencalonan ketua dalam Musda Demokrat Jawa Timur, Emil memilih memberi jawaban singkat.
“Lebih seru nanti menunggu waktunya saja,” pungkasnya. [tok/beq]





