Gresik (beritajatim.com) – Siswi SMAN 1 Manyar Gresik, Ashila Aushafa Niigata Denalis (17) menjadi delegasi Asia Youth Model United Nation (AYIMUN) yang berlangsung di Bali mulai 18 hingga 21 Februari 2022.
Ada ribuan pelajar dan mahasiswa dari seluruh nusantara yang mendaftar kegiatan tersebut. Namun, dari sekian yang mendaftar hanya 60 orang yang berhasil lolos.
Program Ayimun merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Internasional Global Network. Dalam program tersebut, para delegasi melakukan simulasi sidang PBB, dan mengembangkan kemampuan public speaking berbahasa Inggris.
Ashila Denalis pada kegiatan tersebut, menjadi Council UNICEF yang mewakili negara Afrika Selatan membahas tentang ‘Diskriminasi Kurangnya Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan’.
“Dengan program violence against child atau VAC. Diharapkan mampu merealisasikan segala bentu kekerasan yang terjadi pada anak untuk diminalisasi. Terutama dengan membangun rumah sakit ramah anak yang terpusat dan terkoordinasi. Serta adanya bantuan medis untuk anak-anak agar dapat mengakses layanan kesehatan,” ujar Ashila Denalis, Minggu ((20/02/2022).
Ashila juga menambahkan, semua solusi yang disampaikan oleh para delegasi kemudian digabungkan untuk menjadi suatu draft resolution. Dari hasil draft resolution tersebut akan dilakukan pidato penyampaian, debat dan negosiasi bersama delegasi lainnya yang tergabung dalam sidang. Semua full menggunakan Bahasa Inggris.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
“Sebagai peserta dari Indonesia. Saya sangat senang bisa mendapatkan kesempatan mengikuti program ini, dan antusias. Terlebih lagi, saya bercita-cita jadi diplomat,” imbuhnya.
Sementara itu, secara terpisah Kepala Sekolah SMAN 1 Manyar Gresik, Dian Kartikowati mengatakan, dirinya mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Harapannya, siswa siswi yg lain terinspirasi kegiatan yang diikuti Ashila Denalis. Sehingga, mampu ‘apply project international di Indonesia khususnya di Kota Gresik,” pungkasnya. [dny/but]







