Surabaya (beritajatim.com) – Lomba poster antar SMA, SMK dan MA, DEFOTION 2024 yang diselenggarakan Universitas Dinamika Surabaya menjadi ajang inspirasi, terutama dari kisah Kirani Shareen Assyifa, peserta asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kirani merupakan seorang siswi kelas 12. Ia menunjukkan dedikasi luar biasa dengan perjalanan panjang ke Universitas Dinamika (STIKOM Surabaya) untuk mengikuti lomba poster tingkat nasional ini.
Kisahnya dimulai dari sebuah keluh kesah di Instagram. Saat itu dirinya merasa bosan karena tengah liburan. Di story Instagram-nya, Kirani menanyakan informasi lomba poster yang bisa diikuti untuk mengisi kekosongan waktu.
“Dari situ, teman saya membalas story saya dan memberikan link pengumuman lomba DEFOTION ini. Tanpa berlama-lama, saya langsung mendaftar karena ingin mencari aktivitas,” ungkapnya, Jumat (16/8/2024).
Posternya yang mengusung tema ‘Pancasila sebagai Sumber Merdeka Belajar’ mencerminkan kreativitas dan kedalaman pemikirannya. Kirani melibatkan teman-teman sekelas dalam proses brainstorming untuk menciptakan desain yang relevan dengan kurikulum merdeka.
Walau sempat mengalami art block, Kirani menyelesaikan karyanya dalam waktu satu hari setelah satu bulan proses brainstorming. Keberanian Kirani datang sendirian dari Banjarmasin ke Surabaya mendapat dorongan motivasi dari kakaknya.
“Sempat ada perasaan (ragu) tersebut, namun kakak saya memotivasi saya untuk memberanikan diri keluar pulau sendirian serta membawa nama baik sekolah,” ungkap siswi asal SMA Negeri 7 Banjarmasin tersebut.
Kehadiran Kirani di Surabaya membuahkan hasil yang memuaskan. Ia meraih juara 3 dan mendapatkan beasiswa pendidikan penuh di Universitas Dinamika. “Saya merasa sangat bangga karena awalnya hanya berniat mengisi waktu luang liburan,” kata Kirani.
Selain DEFOTION, Kirani, yang bercita-cita menjadi dokter, telah aktif mengikuti berbagai lomba poster lainnya, yang tidak hanya menambah portofolionya tetapi juga memperluas jaringan dan pengalaman. Lomba ini, baginya, menjadi momen berharga untuk keluar dari zona nyaman dan menjalin hubungan baru. [ipl/ian]






