Surabaya (beritajatim.com) – Program magang siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik resmi dimulai di PT Rexline Engineering Indonesia sejak 12 Januari 2026. Program ini menjadi bagian dari kerja sama antara dunia pendidikan dan industri dalam rangka peningkatan kompetensi siswa sekolah menengah kejuruan.
“Melalui program magang ini, kami berupaya memberikan pengalaman industri yang nyata bagi para siswa sehingga mereka dapat memahami proses kerja secara langsung, membangun fondasi teknis dan profesional yang kuat, serta meningkatkan kesiapan dan daya saing mereka di dunia kerja,” kata Director of Organizational Development & Supply Chain Management PT Rexline Engineering Indonesia, Yasser Arrabat, Selasa (13/1/2026).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara perusahaan dan pihak sekolah. Program magang dirancang berlangsung selama enam bulan dengan penempatan siswa di Workshop Lamongan dan Head Office Surabaya.
Sebelum memulai kegiatan di lingkungan kerja, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti safety induction. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar mengenai keselamatan dan kesehatan kerja.’
Selama masa magang, siswa mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam aktivitas kerja sesuai bidang keahlian masing-masing. Mereka juga diperkenalkan pada budaya kerja industri serta pola kerja profesional.
Pihak perusahaan menyediakan fasilitas penunjang bagi peserta selama program berlangsung. Fasilitas tersebut diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan magang dan proses pembelajaran di lapangan.
“Semoga program ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam mengenal dunia kerja sejak dini. Ke depan, sekolah dan industri diharapkan dapat membangun sinergi dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja,” pungkas dia. [asg/kun]






