Malang (beritajatim.com) – Komitmen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) dalam menyelaraskan kurikulum akademik dengan kebutuhan pasar kerja membuahkan hasil fenomenal. Pada prosesi Yudisium Kelulusan Periode Januari–April 2026 FEB Unisma meluluskan 206 mahasiswa, di mana 90 persen di antaranya sukses meraih predikat Dengan Pujian (cumlaude).
Tidak hanya unggul di atas kertas, mayoritas lulusan periode ini dilaporkan telah terserap di dunia kerja sebelum resmi menyandang gelar sarjana. Tingginya angka kelulusan dengan predikat premium serta kecepatan serapan kerja ini menjadi indikator kuat keberhasilan FEB Unisma dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan siap pakai.
Dekan FEB Unisma, Afifuddin, SE, MSA, Ak, CAP, CBV, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh lulusan atas capaian yang telah diraih. Ia menilai momentum yudisium ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami bangga karena mayoritas lulusan berhasil meraih predikat dengan pujian dan sebagian besar telah bekerja. Ini menjadi bukti bahwa FEB Unisma mampu mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Afifuddin pada beritajatim.com, Jumat (29/5/2026).
Afifuddin juga menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan tidak terlepas dari sinergi antara proses pembelajaran akademik, penguatan kompetensi praktik, serta berbagai program pengembangan soft skills yang selama ini diterapkan di lingkungan kampus. Selain itu, ia berharap para alumni FEB Unisma dapat terus menjaga nama baik almamater serta menjadi generasi profesional yang berintegritas di tingkat nasional maupun internasional.
Pada periode kelulusan yang digelar Kamis (21/5/2026) lalu, prestasi akademik tertinggi diraih oleh Ravayna Yulia Putri dari Program Studi Akuntansi yang sukses membukukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dengan masa studi 7,33 semester.
Catatan gemilang juga ditunjukkan oleh Kumajaya Novi Riski yang lulus dengan IPK 3,96 dalam waktu 7,17 semester, disusul Dewi Pasung Lenggani dari Program Studi Manajemen yang meraih IPK 3,94 dengan masa kuliah hanya 7 semester.
Guna mempertahankan tren positif ini, manajemen fakultas berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pengajaran agar selalu selaras dengan dinamika dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang semakin kompetitif di era globalisasi.
“FEB Unisma terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kurikulum berbasis kebutuhan industri, penguatan internasionalisasi, serta kolaborasi dengan berbagai mitra dunia usaha dan dunia industri. Kami ingin lulusan FEB Unisma tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan jiwa entrepreneurship,” pungkas Afifuddin. (dan/but)






