Blitar (beritajatim.com) – Bupati Blitar Rijanto baru saja menggelar buka bersama para wartawan di Pendopo Ronggo Hadinegoro (RHN). Dalam acara itu, Rijanto sempat melontarkan sindiran yang diduga ditujukan untuk Bupati Blitar sebelumnya yakni Rini Syarifah atau Mak Rini.
Sindiran yang dilontarkan Rijanto ini diduga berkaitan dengan kebijakan Bupati Blitar sebelumnya dan berhubungan juga dengan keterbukaan Pendopo RHN untuk masyarakat umum. Melalui sindiran tersebut Rijanto menegaskan memang diperlukan perubahan di masa sekarang ini.
“Emang semula itu, pak Herman (Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar) bertanya, ini bagaimana pak bupati untuk buka puasanya di kantor Kominfo gimana? terus saya jawab ngisin-ngisin i wong bupatine wes ganti to yo (malu-maluin, kan bupatinya sudah ganti),” cerita Rijanto, Bupati Blitar, Senin (24/03/2025).

Dari sindiran itu, Rijanto seolah ingin menegaskan bahwa Pendopo RHN milik masyarakat Kabupaten Blitar. Bupati sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar itu pun seolah ingin menyingkirkan ke ketertutupan Pendopo RHN selama ini.
Rijanto pun seolah ingin mengajak semua masyarakat Kabupaten Blitar merasa memiliki pendopo RHN. Sehingga dirinya memberanikan diri untuk mengubah kebijakan Bupati Blitar sebelumnya.
“Ya artinya memang diperlukan perubahan,” tegasnya.
Selama masa kepemimpinan Mak Rini, kegiatan seperti buka bersama awak media memang jarang digelar di Pendopo RHN. Terakhir kali, kegiatan berbuka puasa di masa Mak Rini juga digelar di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Blitar.
Namun kini di awal kepemimpinan Rijanto kebijakan itu dirubah. Kegiatan buka bersama itu diadakan di Pendopo RHN. Sang Bupati yakni Rijanto pun juga hadir langsung menyapa satu persatu awak media yang hadir. (owi/but)







2 Komentar
Di Blitar yg sangat dibutuhkan oleh masyarakat adalah perbaikan jalan aspal dan saluran untuk pertanian
Bentuk tim reaksi cepat, aspal jebol, 1 Minggu beres, keluhan warga 1 hari beres..
Berdayakan warga .. ojok ndepipil ngetung amplop seperti sebelumnya nggih pak