Gresik (beritajatim.com) – Langkah tegas ditunjukkan Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik layanan publik di wilayah Kabupaten Gresik. Sidak ini menyasar langsung layanan yang bersentuhan dengan masyarakat, seperti SIM keliling, SKCK keliling, hingga Mall Pelayanan Publik.
Dalam sidak tersebut, Kapolres turun langsung meninjau alur pelayanan secara detail, mulai dari ruang tunggu, loket pendaftaran, hingga proses teknis di lapangan. Seluruh pengecekan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, cepat, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sekaligus menutup celah praktik pungutan liar (pungli) yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
“Pengecekan ini bertujuan memastikan pelayanan publik kepolisian berjalan prima dan humanis. Kami ingin masyarakat mendapatkan haknya dengan nyaman tanpa celah pungli,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Selain itu, Kapolres juga memastikan tidak ada hambatan birokrasi yang memperlambat proses pelayanan. Ia bahkan menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga yang sedang mengurus SIM, perpanjangan STNK, hingga pembayaran pajak kendaraan.
Hasilnya, mayoritas masyarakat mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas di lapangan.
Seiring perkembangan teknologi, Polres Gresik juga terus mendorong inovasi layanan berbasis digital. Salah satunya melalui penerapan sistem antrean online yang dinilai mampu memangkas waktu tunggu dan meningkatkan efisiensi.
Di hadapan para petugas, Kapolres memberikan arahan tegas namun humanis, dengan menekankan pentingnya disiplin, empati, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
“Layani dengan hati, tetap disiplin, dan berikan kemudahan. Petugas adalah wajah kepolisian di mata publik,” tegasnya.
Sidak mendadak ini diharapkan menjadi momentum perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan publik di lingkungan Polres Gresik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. [dny/but]






