Surabaya (beritajatim.com) – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, dilanda kebakaran pada pada Minggu malam (19/7/2026) hingga memunculkan pijar api yang terlihat menyala di atas langit.
Insiden kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim pemadam, setelah berselang selama lima jam, tepatnya pada pukul 23.56 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laskita Rini, menyatakan bahwa saat ini fokus petugas beralih pada proses penguraian dan pembasahan tumpukan sampah untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
“Sekarang sedang diurai dan dibasahi. Apinya sudah tidak ada tinggal asap-asapnya saja,” ujar Rini, Minggu malam.
Menurut Rini, kebakaran yang melanda objek vital tersebut diduga dipicu oleh flare (suar) dari suporter bola yang sedang menonton pertandingan di Gelora Bung Tomo (GBT) pada malam yang sama, yang berjarak lebih dari dua kilometer dari TPA.
Berdasarkan catatan petugas, api kebakaran tersebut melahap tumpukan sampah seluas kurang lebih 900 meter persegi di blok 1B TPA.
“Penyebab diduga akibat flair suporter,” paparnya.
Guna menuntaskan proses pemadaman dan pendinginan, sebanyak delapan unit mobil pemadam, 15 tangki air, dan tujuh unit ekskavator dikerahkan ke lokasi.
Rini memastikan, bahwa situasi di lapangan sekarang sudah kondusif setelah seluruh rangkaian proses pembasahan berakhir pukul 23.58 WIB.
“Pembasahsan selesai pukul 23.58 WIB dan tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (rma/aje)






