Sidoarjo (beritajatim.com) – Guna memastikan setiap rumah warga di Sidoarjo layak huni, Ketua BAZNAS Sidoarjo H.M. Chasbil Azis Salju Sodar, bersama Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dan Camat Sedati Abu Dardak, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di RT 02 RW 01 Desa Semampir Kecamatan Sedati Senin (29/7/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kelayakan rumah-rumah warga secara administratif dan obyektif agar dapat menerima bantuan melalui program BAZNAS Sidoarjo.
Dalam sidak kali ini dijumpahi rumah warga yang kondisinya memprihatinkan. Salah satunya adalah rumah Ibu Indayati.
“Kami sangat prihatin melihat kondisi rumah Ibu Indayati. Program RTLH dari BAZNAS Sidoarjo diharapkan dapat membantu memperbaiki rumah-rumah yang tidak layak huni seperti ini,” ujar Ketua BAZNAS Sidoarjo HM. Chasbil Azis Salju Sodar.
Lanjut Gus Jazuk sapaan akrap Ketua BAZNAS Sidoarjo, pihaknya akan terus bekerja keras untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat meningkatkan kualitas hidup warga.
Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam memastikan setiap warga Sidoarjo memiliki rumah yang layak huni.
“Kami akan terus mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga, terutama yang tinggal di rumah tidak layak huni,” terangnya.
H. Subandi juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi rumah mereka yang memerlukan bantuan agar program bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Kegiatan sidak ini diharapkan dapat memotivasi warga lainnya untuk melaporkan kondisi rumah mereka yang memerlukan bantuan, sehingga program-program bantuan dari BAZNAS dan pemerintah dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi yang membutuhkan.
“Dengan kolaborasi dan komitmen yang kuat, diharapkan seluruh warga Sidoarjo dapat merasakan manfaat dari program-program sosial yang ada,” imbuhnya.
Diceritakan Indayati yang kesehariannya sebagai buruh cuci baju, ia tinggal sendiri di rumah sederhana. Setelah ditinggal mati suaminya beberapa tahun lalu, harus menghidupi dirinya sendiri dengan penghasilan yang minim.
Anak semata wayangnya sudah berumah tangga dan tinggal di desa sebelah, belum bisa setiap hari membantu ibunya.
Merasa terharu atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Sidoarjo dan pemerintah setempat. Indayati berharap agar rumahnya dapat segera mendapat bantuan melalui program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang diinisiasi oleh BAZNAS Sidoarjo.
“Saya sangat berterima kasih jika rumah saya bisa dibantu. Saya ingin tinggal di rumah yang layak dan sehat,” harapnya. (isa)






