Surabaya (beritajatim.com) – Cuaca di wilayah Madiun dan Pacitan pada Rabu, 7 Mei 2025, diprediksi mengalami perubahan sejak pagi hari. Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, kondisi cuaca di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Pacitan akan bervariasi mulai dari cerah berawan, berawan, hingga hujan ringan. Masyarakat pun diminta tetap waspada terhadap dinamika atmosfer yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., menyampaikan bahwa Kota Madiun diperkirakan akan mengalami hujan ringan di pagi hari.
“Pada pukul 06.00 WIB, Kota Madiun diprediksi akan diguyur hujan ringan. Namun setelah itu cuaca berangsur membaik menjadi berawan hingga siang hari,” ujar Oky pada Selasa (6/5).
Ia menambahkan bahwa pada sore hari, cuaca cenderung cerah berawan, sebelum kembali berawan pada malam hari.
Suhu udara di Kota Madiun berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembaban udara yang cukup tinggi, yaitu antara 73 hingga 96 persen. Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan 8,2 km/jam, menambah kelembaban yang dirasakan masyarakat di wilayah ini.
Sementara itu, kondisi cuaca di Kabupaten Madiun relatif lebih stabil. Wilayah ini akan mengawali hari dengan cuaca cerah, namun langit mulai berawan sejak pukul 09.00 WIB hingga tengah hari. Meskipun sempat cerah berawan pada sore hari, kondisi langit akan kembali berawan saat malam.
Kabupaten Madiun memiliki suhu yang lebih sejuk dibandingkan Kota Madiun, yaitu berkisar antara 23 hingga 28 derajat Celcius. Kelembapan udaranya berada di kisaran 77 hingga 95 persen, dengan kecepatan angin 5,3 km/jam dari arah barat daya.
Untuk wilayah Pacitan, cuaca cenderung lebih dinamis. Pada pagi hari, cuaca diprediksi cerah berawan dan mulai berawan menjelang siang. Namun berbeda dari dua wilayah lainnya, Pacitan akan mengalami kondisi udara kabur mulai pukul 12.00 WIB hingga petang.
“Kondisi udara kabur bisa mengganggu jarak pandang. Kami menghimbau masyarakat yang berkendara agar lebih berhati-hati,” kata Oky mengingatkan.
Menjelang malam, langit Pacitan kembali berawan. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembaban tinggi, yakni antara 77 hingga 99 persen. Angin bertiup cukup kencang dari arah barat daya dengan kecepatan 9,4 km/jam.
Dengan kondisi cuaca yang beragam ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG.
“Cuaca bisa berubah sewaktu-waktu, jadi penting untuk tetap memperhatikan prakiraan sebelum melakukan aktivitas di luar rumah,” tutup Oky. (mnd/ian)






