Blitar (beritajatim.com) – Stadion Soepriadi Kota Blitar siap untuk menggelar pertandingan kandang Arema FC vs Maluku Utara (Malut) United pada tanggal 19 September 2024 mendatang. Kondisi rumput Stadion Soepriadi Blitar saat ini juga sudah layak dan memenuhi standar.
Terakhir, kerapatan rumput baru Stadion Soepriadi kota Blitar telah mencapai 95 persen lebih. Artinya dengan kondisi tersebut maka bisa dipastikan aliran bola di rumput Stadion Soepriadi bakal lebih lancar dan mulus dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah kondisinya sudah baik dan siap digunakan untuk pertandingan Arema FC vs Malut United,” ucap Ketua PSSI Kota Blitar, yudi Meira, Jumat (11/10/2024).
Sebelum dilakukan perbaikan dan perawatan, rumput Stadion Soepriadi Blitar dikeluhkan kondisinya karena dinilai jelek dan banyak rumah cacing. Bahkan PT. Liga Indonesia Baru sempat melayangkan surat teguran atas kondisi rumput Stadion Soepriadi Blitar.
Usai teguran itu, Arema FC sebagai penyewa Stadion Soepriadi Blitar langsung bergerak cepat untuk melakukan perbaikan. PT. Harapan Jaya Lestarindo ditunjuk sebagai pihak ketiga yang ditugasi Arema untuk memperbaiki rumput stadion.
Dengan menggunakan teknologi kekinian, rumput stadion soepriadi yang awalnya amburadul kini disulap menjadi lebih baik. Selain lebih hijau dan rata, rumput Stadion Soepriadi kini juga lebih rapat dan berpola.
Perubahan itu membuat warga Blitar bangga. Pasalnya meski tak memiliki klub di liga 1 atau 2, masyarakat Blitar kini memiliki stadion yang kualitas rumputnya bisa menggelar pertandingan liga 1.
“Bangga sekali ya, meski tidak punya klub tapi stadionnya keren rumputnya apa lagi, berkat Arema ini,” ucap Hasan, warga Blitar.
Warga berharap rumput yang berkualitas ini bisa terus dipelihara oleh pihak PSSI Kota Blitar, selepas Arema balik ke kandangnya di Malang nanti.
“Pekerjaan rumahnya tinggal bagaimana PSSI Kota Blitar bisa merawat rumput ini usai Arema tidak berkandang di Blitar lagi,” tutupnya. (owi/but)






