Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebuah destinasi wisata baru di Banyuwangi hadir dengan julukan Suwiss-nya Banyuwangi. Berlokasi cukup jauh dari keramaian kota, destinasi tersebut menawarkan kesejukan dan keindahan pedesaan, seolah membawa pengunjung langsung ke tengah pegunungan Alpen.
Terbaru, untuk masuk Swiss Banyuwangi pengunjung hanya ditarik uang retribusi sebesar Rp5.000 saja.
Beratap langit dan dikelilingi hijaunya pepohonan, seirama dengan gemericiknya aliran sungai, menjadi melodi alam menenangkan bagi pengunjung yang datang ke sana. Begitulah gambaran suasana saat berkunjung di wisata Riverside yang baru saja Hype hampir di semua platform media sosial.
Destinasi wisata alam ini masuk kawasan Perhutani KPH Banyuwangi Barat yang berlokasi di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon. Lokasinya yang berada di bawah kaki Gunung Raung, maka nuansa khas pegunungan sangat terasa di Suwiss Banyuwangi.
Di sana, air sungai yang jernih mengalir deras di antara bebatuan, memantulkan warna kehijauan rindang hutan pinus di sisinya. Sebuah pemandangan yang tak hanya menyejukkan mata, tapi juga meresap hingga ke sanubari.
Tepat di tepiannya yang asri, pengunjung bisa menggelar tikar atau membuka kursi lipat dan biarkan kaki berendam menyentuh dinginnya air pegunungan, rasakan sensasi kesegaran yang mengalir, merambat perlahan, dan menyelimuti seluruh tubuh.
Suwiss Banyuwangi ini juga sangat family friendly. Tidak hanya kaum dewasa, anak-anak bisa bermain air sepuasnya, karena aliran sungai yang dangkal dan tak terlalu deras. Meski begitu tetap perlu pengawasan dari orang tua.
Bukan itu saja, keluarga atau muda-mudi bisa menghabiskan waktu bersama menikmati alam seraya melakukan aktivitas seperti barbeque dengan kompor portable.
Seperti salah satu pengunjung asal Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Banyuwangi, Nida Usfiya. Dia berkunjung bersama anak dan sejumlah rekannya. Di sana mereka melakukan aktivitas barbeque pinggir sungai, dengan membawa perbekalan dan bahan dari rumah.
“Disini pemandangan hutan pinusnya sangat bagus asri, sejuk, dan sungainya segar. Menyenangkan karena jauh dari kebisingan kota, namun ramah untuk anak,” katanya, Sabtu (31/5).
Nida juga berpesan, agar selalu membawa kantong sampah sendiri-sendiri agar tidak mengotori alam yang masih asri. Apalagi jika sampah tersebut sampai dibuang ke sungai yang masih perawan tersebut.
“Ingat bijak bersampah dan tanggung jawab atas sampahnya masing-masing. Meskipun sedang hype namun lingkungan harus tetap dijaga agar selalu asri,” tegasnya.
Pengunjung bisa mengabadikan momen dengan berfoto ketika di riverside Badeng maupun di dalam hutan pinus. Jadi satu lokasi wisatawan bisa mengambil banyak foto dengan latar pemandangan yang berbeda.
Destinasi piknik Riverside di Suwiss Banyuwangi ini tengah menjadi sorotan bagi wisatawan lokal yang mencari pengalaman unik di tengah alam. Namun perlu diperhatikan untuk semua pengunjung agar bertanggung jawab dengan sampah yang dihasilkan demi menjaga kelangsungan dan pelestarian alam, serta tidak merusak lingkungan. [tar/ian]






