Lamongan (beritajatim.com) – Ratusan ibu-ibu di Kabupaten Lamongan turut menyemarakkan peringatan HUT ke-50 PDI Perjuangan dan HUT ke-76 Megawati Soekarno Putri, Sabtu (28/1/2023). Peringatan tersebut dikemas dengan pelaksanaan Gerakan Hidup Sehat.
Diketahui, ratusan ibu-ibu yang tampak antusias merayakan peringatan HUT PDI Perjuangan dan Ketua Umum Megawati tersebut merupakan bidan desa, 30 kader posyandu, 200 ibu menyusui dan 40 ibu hamil (bumil). Secara kompak mereka berkumpul di Balai Desa Sukosongo, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan.
Dalam kesempatan ini, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan, Husen menyampaikan bahwa digelarnya HUT ke-50 PDI Perjuangan ini sebagai tindak lanjut dari intruksi partai. HUT PDI Perjuangan jatuh pada tanggal 10 Januari, sedangkan HUT Ketua Umum Megawati jatuh pada tanggal 23 Januari.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PDIP-Lamongan”]
“HUT ke-50 PDI Perjuangan kali ini bertajuk Genggam Tangan Persatuan dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam,” ujar Husen, Sabtu sore (28/1/2023).
Terkait dipilihnya Gerakan Hidup Sehat dalam rangkaian HUT ini, Husen menjelaskan bahwa hal itu sesuai arahan dari Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri, agar diusianya yang ke-50 tahun ini PDI Perjuangan terus menebar kemanfaatan bagi masyarakat, utamanya generasi muda.
“Dalam kegiatan Gerakan Hidup Sehat ini, Keluarga Besar PDI Perjuangan membagikan makanan pendamping ASI, berupa susu dan roti kemasan. Hal ini sesuai instruksi DPP, agar terus bergerak dalam mencegah stunting. Pencegahan ini sangat penting bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” terangnya.
Husen menegaskan, balita merupakan aset masa depan bangsa Indonesia. Oleh karenanya, PDI Perjuangan mencurahkan perhatian dan kepeduliannya terhadap pencegahan stunting yang bisa menggangu masa tumbuh kembang anak itu.
“Dengan semangat HUT ke-50 ini, kita dari DPC PDI Perjuangan Lamongan bersama anggota fraksi dan struktur partai melaksanakan Gerakan Hidup Sehat. Kita bergerak solid dan bersatu dalam mencegah stunting. Karena pencegahan stunting ini merupakan program yang digalakkan oleh Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah, termasuk Lamongan,” bebernya.
Lebih jauh, Husen juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang dan kekuatan. Bahkan, ia juga meminta doa restu agar PDI Perjuangan terus mendapat dukungan dan kemenangan di Pemilu 2024 mendatang.
“Melalui pemotongan tumpeng ini, mari kita bersama-sama mendoakan Ibu Ketua Umum agar terus menjadi tokoh yang konsisten membela kepentingan wong cilik. Mudah-mudahan juga di Pemilu 2024 mendatang kita bisa hattrick tiga kali, sesuai target,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sukosongo Akhmad Zainal Arifin menyampaikan apresiasinya kepada PDI Perjuangan, atas digelarnya kegiatan Gerakan Hidup Sehat di desanya. Apalagi, partai berlambang banteng moncong putih itu telah membagikan makanan pendamping ASI berupa susu dan roti kemasan secara gratis.
“Terima kasih kepada PDI Perjuangan yang tiap tahun selalu membantu program pembangunan di desa kami. Semoga melalui Gerakan Hidup Sehat ini, warga kami utamanya bumil bisa dapat asupan gizi yang cukup. Semoga PDI Perjuangan terus konsisten membela kepentingan wong cilik,” tuturnya.
Sebagai informasi, dalam peringatan HUT PDI Perjuangan yang digelar di Desa Sukosongo ini juga dilakukan sesi dialog bersama para kader Posyandu. Hasil dari dialog ini, DPC PDI Perjuangan Lamongan mendapatkan usulan pengajuan bantuan berupa alat ukur tinggi dan timbang badan untuk 6 dusun di desa setempat, meja serta kipas angin untuk ruang belajar di lembaga pendidikan PAUD.[riq/kun]






