Bojonegoro (beritajatim.com) – Dua bocah berenang di Sungai Bengawan Solo yang hampir saja hanyut berhasil diselamatkan. Adalah Deni Rosidi (40), warga Desa Batokan RT 020 RW 003, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro yang berhasil menyelamatkan.
Namun usai menyelamatkan kedua bocah tersebut, dia justru tenggelam. Perstiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Deni hingga sore tadi masih dalam proses pencarian Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, bersama aparat TNI, Polri, dan warga setempat.
Menurut Kapolsek Kasiman, Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Badri kronologi kejadian tersebut bermula sekitar pukul 06.30 WIB, sekitar 13 anak dari Desa Kalangan, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, sedang berenang di Sungai Bengawan Solo yang berada di Dusun Brangkal, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
“Tidak lama berselang ada salah seorang anak bernama Moh Fahmi Basya hanyut. Korban Deni Rosidi yang sedang mencari batu kerikil di pinggir sungai mengetahui kalau ada anak yang sedang hanyut berusaha menyelamatkan,” ujar Iptu Badri, Selasa (11/07/2023).
Menurut Iptu Badri, anak yang hanyut tersebut berhasil diselamatkan. Namun nahas korban Deni malah tenggelam di Sungai Bengawan Solo. Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung melakukan pencarian terhadap korban, sambil melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasiman dan BPBD Bojonegoro, untuk membantu melakukan pencarian.
BACA JUGA:
Data Aliran Kepercayaan di Bojonegoro Perlu Pembaruan
Kapolsek menambahkan bahwa saat tenggelam, korban mengenakan baju warna oranye kombinasi putih dan celana pendek warna hitam. Sebelum tenggelam korban juga sempat berteriak minta tolong. Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau meskipun arus sungai terlihat tenang, namun masyarakat diharapkan tidak melakukan aktifitas mandi maupun bermain di sungai. [lus/but]






