Blitar (beritajatim.com) – Selama Ramadhan 2024 ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Blitar bakal pulang lebih awal. Hal itu lantaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memberlakukan jam kerja khusus bagi ASN selama Ramadhan tahun ini.
Meski pulang lebih awal, para ASN di Kabupaten Blitar juga masuk lebih pagi dibandingkan daerah lain. Jika daerah lain menerapkan masuk kerja pukul 08.00 WIB, ASN dan PPPK di Kabupaten Blitar bakal ngantor mulai pukul 07.00 WIB.
“Ada pengurangan jam kerja bagi ASN Kota Blitar selama bulan Ramadhan ini. Kalau biasanya 37,5 jam per minggu, kini berkurang menjadi 32,5 jam per minggunya,” kata Tantowi Jauhari, Kabag Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar.
Berdasarkan keputusan Sekda Kabupaten Blitar Nomor B/180.06/11/409.1.2/KPTS.SEKDA/2024, jam kerja ASN ditetapkan masuk pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 14.00 WIB. Kemudian pada Jumat, ASN dapat pulang pada pukul 14.30 WIB.
Jam kerja itu berlaku untuk ASN yang masuk lima hari kerja. Jam kerja berbeda untuk yang melakukan enam hari kerja seperti di rumah sakit dan puskesmas. Itu karena diatur sendiri oleh pimpinan unit dengan ketentuan jumlah kumulatif jam kerja ASN memenuhi dalam setiap minggunya.
“Beberapa daerah lain memang ASN mulai masuk pukul 08.00 WIB. Namun, Kabupaten Blitar mengambil jam masuk lebih pagi dengan alasan produktivitas kerja. Tentu jam pulang juga lebih maju dari daerah lain,” ujar Tantowi.
Jam kerja ASN memang ditentukan oleh pemerintah pusat. Maka dari itu, pemerintah daerah harus menyesuaikan, termasuk ketika Ramadhan. Dengan begitu, mulai Rabu (13/3/2024) kemarin, tentu kantor pemerintah dalam kondisi sepi setelah pukul 14.00 WIB.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan perubahan jam kerja yang sudah ditentukan. Sehingga pelayanan publik di Kabupaten Blitar bisa berjalan lancar.
“Jadi ini memang ada sedikit perubahan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Bahkan antara ASN yang lima hari kerja dengan yang enam hari kerja itu juga diberlakukan jam kerja berbeda. Hal ini penting disampaikan ke masyarakat yang membutuhkan layanan kami,” pungkasnya. [owi/beq]






