Persebaya selalu berhatap (tuah) Uston Nawawi dalam masa transisi kepelatihan. Mengawali posisi sebagai caretaker di pekan 14 Super League 2025-26, Uston bertugas mencuri kemenangan saat menghadapi Bhayangkara Presisi di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, 28 November 2025.
Setelah buntu hingga jelang pertandingan berakhir, manuver bek kanan Persebaya Arief Catur Pamungkas menyebabkan Putu Gede melakukan kesalahan dengan menceploskan gol ke gawang sendiri pada menit 83.
Persebaya seharusnya merayakan raihan tiga angka di hadapan 4.046 penonton. Namun penyakit lama terulang. Keteledoran lini belakang Persebaya membuat Dendy Sulistyawan berhasil menyamakan kedudukan pada menit 90+8.
Hasil imbang ini mengukuhkan posisi Uston sebagai pelatih spesialis masa transisi. Dari 12 kali pertandingan, dia mengantongi 4 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 1 kekalahan. Dari potensi 36 poin yang bisa diraih, Uston mengantongi 19 poin atau 52,78 persen.
Dhion Prasetya, analis sepak bola Statsrawon dan pegiat Bonek Writers Forum, mengatakan, sebagian Bonek menyalahpahami tidak tergantikannya posisi Uston sebagai asisten pelatih di tengah pergantian pelatih Persebaya berkali-kali.
“Uston ini sosok motivator. Dia bisa memotivasi pemain pada saat kondisi terpuruk,” kata Dhion.
Status Uston sebagai legenda Persebaya yang menjadi bagian dari skuat juara 1996-97, 2004, dan 2006 membuatnya cukup otoritatif dan disegani di ruang ganti oleh pemain. Filosofi kepelatihannya juga fleksibel.
Uston cepat beradaptasi dan bisa mengubah taktik bermain dengan cepat jika memang rencana di awal pertandingan tidak berjalan. Hal ini terlihat saat pertandingan melawan Bhayangkara, dia berhasil membuat Paul Munster frustrasi. Sebagai asisten pelatih saat Munster menukangi Persebaya, Uston paham benar cara bermain Bhayangkara dan menyiapkan penangkalnya.
Kendati punya rekor bagus, Uston dinilai belum cukup jam terbang untuk menjadi pelatih permanen Persebaya. ‘Persebaya juga harus mempertegas posisinya sebagai asisten pelatih atau direktur teknik,” kata Dhion.
Bertandang ke kandang PSM Makasar, Sabtu (6/12/2025), Uston diharapkan kembali bertuah. Dari klasemen, Persebaya dan PSM berdekatan, masing-masing di peringkat 9 dan 8. Pertahanan kedua tim sama-sama payah: kebobolan 12 gol. Namun PSM sedikit lebih tajam di barisan depan dengan mencetak 19 gol dibandingkan Persebaya yang mencetak 12 gol. [wir]
Rekor Uston Nawawi bersama Persebaya
Musim 2023-24
1, Bhayangkara vs Persebaya 1-2 (M)
2. Persebaya vs Persita 1-0 (M)
3. Persebaya vs PSM 1-0 (M)
4. PSS vs Persebaya 0-0 (S)
5. Persebaya vs Borneo 2-1 (M)
6. Persebaya vs Persis 1-1 (S)
7. Barito vs Persebaya 2-0 (K)
8. Persebaya vs PSIS 1-1 (S)
9, Rans vs Persebaya 0-0 (S)
10. Persebaya vs Persija 1-1 (S)
11. Persikabo vs Persebaya 1-1 (S)
Musim 2025-26
12. Persebaya vs Bhayangkara 1-1 (S)






