Sidoarjo (beritajatim.com) – Dalam sehari, tiga rumah di perumahan Surya Garden Desa Sidodadi Kecamatan Candi yang ditinggal penghuninya, disatroni dua maling mempunyai ciri tato di leher dan kaki.
Dalam aksinya tersebut, pelaku nyaris berhasil membawa kabur mobil milik korban. Kedua pelaku berhasil membawa kabur, iPad keluaran terbaru serta smart TV Samsung.
Kevin (30) salah satu warga Perumahan Surya Garden menceritakan bahwa pelaku spesialis bobol rumah kosong tersebut berjumlah dua orang dengan mengendarai motor Honda Vario warna hitam.
“Pelaku mondar-mandir di area perumahan sekitar pukul 11.00 WIB, dan pelaku juga sempat terekam kamera CCTV, yang terpasang di jalan perumahan,” ucapnya, Rabu (28/6/2023).
Kevin mengungkapkan mulanya pelaku berusaha mencuri mobil warga yang terparkir di garasi. Pelaku mencongkel jendela mobil dan berhasil masuk ke bangku kemudi. Pelaku tidak berhasil menghidupkan mesin. “Mobil tak bisa dihidupkan, karena tak ada akinya. Pelaku pun keluar lagi mencari sasaran rumah berikutnya,” terangnya.
Sasaran kedua adalah rumah di depan yang mobilnya tak berhasil dibawa kabur tersebut, yakni rumah di blok H10. Di blok tersebut pelaku berhasil membobol rumah dan mengacak-acak isi kamar. Pelaku berhasil menemukan barang berharga yakni Ipad keluaran terbaru dengan smart tv Samsung. “Pelaku membawa kabur iPad dan smart TV dengan total kerugian sekitar 10 juta lebih,” jelasnya.

Masih kata Kevin, setelah menggasak barang berharga di rumah blok H10, pelaku mencari sasaran lagi yakni di rumah blok Q11. Rumah yang ditinggal pemiliknya kerja tersebut, jendelanya langsung dicongkel oleh pelaku.
Untung saja ada tetangga yang tanggap dan langsung menanyai pelaku. “Sudah mencongkel jendela dan ditanyai tetangga sebelah rumah korban, dan pelaku langsung kabur,” urainya.
Baca Juga: Warga Sidoarjo Meninggal Usai Diteriaki Maling dan Dikeroyok 3 Orang
Selanjutnya sekitar pukul 18.00 pemilik rumah H10 yang baru pulang melapor ke pengurus RT karena rumahnya diacak-acak dan beberapa barangnya hilang. Pengurus RT beserta beberapa korban dan saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Candi untuk mendapatkan tindak lanjut.
Dalam rekaman CCTV yang terpasang di area perumahan, pelaku sendiri memang sudah sering mondar-mandir di perumahan. “Pelakunya terlihat dengan ciri-ciri yang sama, tapi pasangan ganti-ganti, pelaku punya ciri khusus yaitu ada tato di leher kiri dan juga betis kirinya,” ungkapnya.
Baca Juga: Minimarket di Sidoarjo Dibobol Maling, Tembok Belakang Jebol
Sementara itu Kanitreskrim Polsek Candi Iptu Imam Tarmudzi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan mengenai kejadian tersebut. “Perkara tersebut masih dalam penyelidikan kami,” katanya.
Imam menambahkan bahwa beberapa saksi sudah didatangkan ke polsek untuk dimintai keterangan terkait perkara tersebut. “Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan termasuk satpam perumahan,” tandasnya. (isa/ted)






