Kediri (beritajatim.com) – Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, Jawa Timur menggunakan hak pilihnya di TPS lokasi khusus. Sebelum mencoblos, para santri sempat Sholat Hajat.
“Sholat Subuh dulu, Sholat Hajat dan persiapan, dan setelah diumumkan, mulai datangi TPS, sehingga tidak terjadi antrean panjang,” ujar Abdul Mujib, salah satu santri Ponpes Lirboyo Kediri, pada Rabu (14/2/2024).
Mujib mengatakan, kurang lebih sekitar 13 ribu santri yang menggunakan hak pilih di TPS di lingkungan pondok. Tempat pencoblosan itu disiapkan secara khusus oleh KPU Kota Kediri.
“TPS lokasi khusus ada 46 TPS terbagi 3 titik lokasi. Santri putra disentralkan di Gedung Al-Ikhlas sebanyak 37 TPS dan putri di selatan Aula Muktamar ada 4 TPS,” imbuhnya.
Selain itu, imbuh Mujib, ada beberapa ponpes putri yang mengadakan pemilihan di area internal. Tempat pencoblosan utuk santriwati ini misanya di TPS 947 dengan jumlah DPT 243 orang.
Di TPS ini pemungutan suara rampung lebih awal. Di sini, santriwati dimobilisasi pakai mobil oleh pengurus pesantren untuk datang ke TPS.
Mujib mengatakan, KPPS di TPS lokasi khusus diambilkan dari pengurus pesantren. Umum mereka sudah berpengalaman menjadi KPPS sewaktu di kampung halamannya.
Suhartono, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kota Kediri usai meninjau TPS khusus di Ponpes Lirboyo Kediri mengatakan, tidak ada persoalan dalam pelaksanaan pemungutan suara di TPS khusus Ponpes Lirboyo Kediri.
“Secara pelaksanaanya sampai saat ini berjalan lancar. Tidak ada temuan. Tetapi kita akan tetap pantau hingga proses penghitungan suara selesai nantinya,” tutup Suhartono. [nm/beq]






