Surabaya (beritajatim.com) – Kanwil Kemenkumham Jatim sampai saat ini masih mencari keberadaan deteni (orang asing) melarikan diri dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya di Raci, Pasuruan. Saat ini pihak Kemenkumham berkolaborasi dengan TNI/ Polri untuk melakukan pencarian.
Hal itu dibenarkan Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Jaya Saputra. “Telah terjadi pelarian deteni berinisial MDH sekitar pukul 12.00 WIB siang ini,” ujar Jaya.
Pria asli betawi itu menjelaskan bahwa kronologis pelarian deteni berinisial MDH itu berawal saat petugas hendak melakukan penguncian blok hunian. Sesuai SOP yang ada, petugas mengontrol tiap blok dan petugas berada di lorong blok deteni.
“Awalnya situasi kondusif dan aman,” ujarnya.
Namun beberapa saat kemudian, deteni asal Palestina itu mengambil jemuran dan tiba-tiba lari keluar blok dan berusaha mengambil motor petugas. Saat perebutan motor, perkelahian terjadi antara deteni MDH dan petugas. “Saat perkelahian terjadi, deteni MDH berhasil lari ke pintu depan,” lanjut Jaya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”imigrasi-pasuruan”]
Sesaat setelah sampai di bagian depan Rudenim, deteni MDH merusak tempat penyimpanan kunci mobil. Dia lalu mengambil mobil yang ada di garasi. Deteni berusia 41 tahun itu melarikan diri dengan menabrakkan mobil berkali-kali ke pintu pagar.
“Saat ini kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun TNI untuk pencarian,” terang Jaya.
Dia juga berharap informasi dari masyarakat jika melihat mobil yang dibawa lari oleh deteni MDH. Yaitu mobil chevrolet jenis Orlando berwarna hitam dengan nomor polisi N 1030 SP (plat merah). “Kami membuka pintu seluas-luasnya jika ada informasi dari masyarakat,” tutupnya. [uci/but]






