Mojokerto (Beritajatim.com) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto masih kekurangan siswa untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN). Dari pagu sebanyak 1.344 kursi, panitia PPDB hanya menerima sebanyak 1.282 siswa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto, Amin Wachid. “Pagu untuk SDN di Kota Mojokerto sebanyak 1.344 kursi, baru terisi 1.282 siswa. Dengan rincian, sebanyak 1.128 calon siswa warga Kota Mojokerto dan 168 calon siswa warga luar Kota Mojokerto,” ungkapnya, Sabtu (10/7/2021).
Masih kata Amin, masih ada kekurangan sebanyak 48 siswa untuk sekolah jenjang SD Negeri di Kota Mojokerto. Sementara untuk PPDB jenjang Taman Kanak-kanak Negeri (TK Negeri) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP Negeri) di Kota Mojokerto, sudah memenuhi kuota penerima PPDB Tahun Ajaran 2021/2022.
“Untuk TK Negeri, pagu sebesar 119 kursi sudah terisi sepenuhnya. Sama halnya di jenjang SMP Negeri, dari pagu 2.080 kursi sudah terisi. Dengan rincian 1.864 calon siswa warga Kota Mojokerto dan 216 calon siswa warga luar Kota Mojokerto. Data ini, per hari Jum’at kemarin pukul 12.00 WIB,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-mojokerto”]
Bagi SD Negeri yang masih kurang siswa, lanjut Amin, sekolah diperbolehkan menerima siswa baru via off line. Tahun Ajaran Baru 2021/2022 dimulai pada tanggal 12 Juli 2021, pekan depan. Dinas P dan K Kota Mojokerto masih memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Dalam Jaringan (Daring).
Sekedar diketahui, jumlah SMP Negeri di Kota Mojokerto ada sembilan lembaga pendidikan, SD Negeri ada 52 lembaga pendidikan dan TK ada empat lembaga pendidikan. [tin/ted]






