Mojokerto (beritajatim.com) – Satu dari dua korban pasangan suami-istri (pasutri) terseret arus Sungai Banyak Dusun Watutumang RW 1 RT 1, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto sudah berhasil ditemukan. Korban Ririn Martiningsih (53) berhasil ditemukan di sungai Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Kapolsek Pacet, AKP Agus Setiawan membenarkan satu dari dua korban pasangan suami-istri (pasutri) terseret arus Sungai Banyak Dusun Watutumang RW 1 RT 1, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto sudah berhasil ditemukan. “Satu berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya.
Masih kata mantan Kapolsek Dlanggu ini, korban Ririn Martiningsih (53) ditemukan di sungai Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Warga Panderman Raya RT 01 RW 07, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini ditemukan sekitar 13 km dari lokasi korban terseret arus sungai.
“Sampai saat ini, satu korban belum ditemukan. Pihak Polsek Pacet maupun relawan sudah melakukan penyisiran, sementara korban belum ditemukan. Rencana besok akan dilaksanakan penyisiran kembali untuk mencari keberadaan satu korban yang belum ditemukan,” katanya.
Kedua korban merupakan pasutri, Ari Budi Yuwono (53) dan Ririn Martiningsih (53). Bersama empat keponakannya sekira pukul 12.30 WIB mandi di Sungai Banyak yang berada sekira 20 meter dari villa korban. Saat hujan turun, empat keponakan korban berhasil keluar dari sungai.
“Dua orang (korban) masih akan keluar dari sungai, mau naik dari sungai akan tetapi tiba-tiba dari atas ada aliran sungai deras sehingga kedua korban terbawa arus ke arah utara,” tegasnya.
Sebelumnya, pasangan suami-istri (pasutri) asal Kota Mojokerto dikabarkan hanyut terbawa arus sungai saat berendam di Sungai Banyak Dusun Watutumang RW 1 RT 1, Desa Candiwatu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung.
Korban diketahui atas nama Ari Budi Yuwono (53) dan Ririn Martiningsih (53) warga Panderman Raya RT 01 RW 07, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Korban Budi memakai kaos putih dan celana pendek hitam, sementara korban Ririn memakai atasan ungu dan bawah leging hitam. [tin/kun]






