Gresik (beritajatim.com)- Santri Gresik yang tergabung di Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kecamatan Cerme, menyulap lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif buah dan sayuran. Keberadaan lahan tersebut, dimanfaatkan ratusan warga berebut memetik buah semangka dan beragam jenis sayuran gratis di kebun yang dikelola kelompok santri di Gresik.
Selain sebagai ungkapan syukur karena hasil panen melimpah, juga untuk mengajak warga memaksimalkan lahan tidur di sekitar rumahnya sehingga memberikan nilai ekonomi.
Dengan membawa kantung plastik dan peralatan seadanya mereka berlarian merasakan sensasi petik buah semangka, dan beragam sayuran gratis di desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme.
Warga rela mengantre berjam-jam demi mengikuti gelaran pesta petik buah di lahan yang dikelola kelompok santri dan gerakan pemuda (GP) Anshor, Kecamatan Cerme, Gresik.
Menurut salah satu warga Agus menuturkan, petik buah gratis ini menghadirkan sensasi yang luar biasa karena warga bisa merasakan sensasi petik buah dan sayuran langsung dari kebun.
Selain dikonsumsi bersama keluarga di rumah juga dibagikan kepada sanak famili dan tetangga terdekat.
“Alhamdulillah dapat buah dan sayur banyak untuk konsumsi di rumah,” tuturnya, Kamis (18/7/2024).
Sementara itu, Wasis Wantoro pengurus GP Anshor Kecamatan Cerme mengatakan, kebun buah dan sayuran tersebut dikelola santri dengan memanfaatkan lahan tidur.
Karena hasilnya melimpah pihak pengelola akhirnya memberikan kesempatan warga untuk merasakan sensasi petik buah dan sayuran secara gratis.
” Petik buah dan sayuran gratis ini, sebagai ungkapan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena diberikan hasil panen yang melimpah,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini, juga sebagai upaya mengajak warga memaksimalkan lahan tidur di sekitar rumahnya sehingga memberikan nilai tambah ekonomi.
“Memanfaatkan lahan tidur yang tidak berguna malah menjadi lahan pertanian produktif,” imbuhnya. [dny/ian]






