Surabaya (beritajatim.com) – Lembaga pendidikan internasional Sampoerna Academy menambah jenjang pendidikan usia dini di kampus Grand Pakuwon Surabaya. Penambahan ini melengkapi jalur pembelajaran dari tahap awal hingga pendidikan menengah atas dalam satu kampus terpadu.
Program tersebut mulai dibuka pada tahun ajaran 2026/2027 melalui kelas Early Learning Centre (ELC), Pre-Kindergarten, dan Kindergarten. Dengan tambahan jenjang ini, siswa dapat menempuh pendidikan berkelanjutan hingga Grade 12 dalam satu sistem pembelajaran.
Director Sampoerna Academy, Mustafa Guvercin, mengatakan pendidikan usia dini memiliki peran penting dalam membangun dasar kemampuan belajar anak. Karena itu, pengembangan jenjang Early Years dilakukan untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga di Surabaya. “Di Sampoerna Academy, kami percaya fondasi pendidikan yang kuat dibangun sejak usia dini,” ujar Mustafa, Kamis (5/3/2026).
Sekolah ini juga menerapkan pendekatan pembelajaran STEAM education yang menggabungkan sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dalam proses belajar. Pendekatan tersebut dirancang untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kolaborasi sejak usia dini.
Mustafa mengatakan lingkungan belajar yang terintegrasi memberi kemudahan bagi orang tua dalam merencanakan perjalanan pendidikan anak. Menurutnya, kesinambungan sistem belajar dapat membantu perkembangan akademik dan karakter siswa. “Kami ingin setiap anak tumbuh dengan rasa percaya diri, rasa ingin tahu tinggi, serta karakter kuat,” katanya.
Dia berharap program pendidikan usia dini tersebut dapat menjadi awal pembentukan generasi yang adaptif dan siap menghadapi perubahan global. Dengan fondasi yang dibangun sejak awal, siswa diharapkan mampu berkembang sebagai pembelajar sepanjang hayat. “Fondasi yang dibangun sejak usia dini diharapkan dapat membawa mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat,” tutup Mustafa. [asg/kun]






