Sampang (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, mulai memperluas layanan konseling serta pemeriksaan HIV ke berbagai fasilitas kesehatan di wilayah setempat.
Langkah ini dilakukan setelah kasus HIV di Sampang tercatat menurun hingga 52 persen.
Penanggung jawab program HIV Dinkes-KB Sampang, Abdul Kholik, menyampaikan bahwa perluasan layanan ini dimaksudkan agar masyarakat lebih mudah mengakses pemeriksaan dan mengetahui status kesehatannya lebih awal.
Dengan deteksi dini, proses pengobatan dapat segera dijalankan dan potensi penularan bisa ditekan.
“Layanan konseling dan tes HIV akan ditingkatkan di seluruh puskesmas maupun rumah sakit daerah,” ujarnya, Minggu (16/11/2025)
Selain itu, menurut Kholik kegiatan edukasi mengenai pencegahan HIV juga terus dilakukan di sekolah, lingkungan pendidikan, dan pesantren.
Penyuluhan rutin menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai risiko HIV dan upaya pencegahannya.
“Keterlibatan tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan sangat dibutuhkan agar program penanggulangan HIV dapat berjalan lebih efektif,” pungkasnya.[sar/aje]






