Surabaya (beritajatim.com) – Persaingan dunia skincare dan kosmetik sejak 2020 semakin sengit. Banyak brand baru bermunculan. Namun PT Vitapharm, pemegang merek Viva Cosmetics tetap tumbuh dan mengeluarkan 15 produk baru.
Menurut Hermin Harsono, PJS Direktur PT Vitapharm, produk skincare untuk perawatan selama pandemi mengalami pertumbuhan bagus. Kepedulian masyarakat akan pentingnya kesehatan melawan pandemi covid-19 menjadi faktor utama meningkatnya penjualan produk skincare untuk perawatan.
“Sepanjang tahun industri kosmetik terus bertumbuh. Bahkan sejak pandemi Maret 2020, industri komsetik tetap tumbuh dengan adanya perubahan kontribusi produk dalam omset penjualan perusahaan,” jelas Hermin Harsono PJS Direktur PT Vitapharm didampingi Yusuf Wiharto Direktur Distribusi Viva Cosmetics Indonesia Timur disela Rakernas Viva 2022 di Four Point Hotel Pakuwon Mall, Rabu (9/11/2022).
Hermin Harsono menambahkan ditengah terus tumbuhnya industry kosmetik, banyak saat ini bukan hanya pabrikan bahkan skala UMKM yang mengluarkan produk dengan banyak merek yang beredar di pasaran. Untuk menghadapi ssemua itu, Viva terus melakukan inovasi dengan mengelurkan produk sesuai kebutuhan konsumen.
[berita-terkait number=”4″ tag=”viva”]
“Produk baru untuk skincare dan dekoratif yang banyak diriis tahun ini. Ada 15 produk yang sudah dikeluarkan Viva di sepanjang tahun 2022 ini,” jelas Hermin Harsono.
Dan rakernas diharapkan mampu mengetahui kinerja tahun berjalan, dan proyeksi tahun kedepan. Pertumbuhan kinrja selama Bulan Januari – September 2022 Viva tumbuh single digit.
Yusuf Wiharto Direktur Distribusi Viva Cosmetics Indonesia Timur menambahkan persaingan banyak brand baru, bahkan skala UMKM mampu meluncurkan produk bagi Viva tidak masalah karena perseroan akan terus melakukan inovasi produk dan meningkatkan brand awareness.
“Keikutsertaan Viva di Fashion Show di Paris salah satunya meningkatkan brand awareness sekaligus menjajaki pasar. Dengan make up kulit yang berbeda, akhirnya Viva bisa memproduksi produk yang sesuai dengan kulit orang Eropa, Afrika, Asia bahkan Rusia,” jelas Yusuf.
Bagiamana menghadapi tren kosmetik 2023 Yusuf menjelaskan Viva tetap berinovasi dengan merilis produk yang sedang diminati dan ngetren. Sekarang ini serum sedang tren maka tahun depan akan banyak luncurkan serum.
“Harapannya tahun depan serum ini akan semakin booming sehingga bisa menyumbang penjualan yang cukup besar,” tandas Yusuf.[rea]






