Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Samapta Polres Mojokerto Kota bersama anggota Satuab Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto menggelar razia gabungan pada, Selasa (17/9/2024) malam.
Petugas gabungan berhasil mengamankan 22 pengamen, satu diantaranya perempuan dari dua lokasi berbeda.
Dua sasaran razia gabungan tersebut di Alun-alun Wiraraja dan Jalan Benteng Pancasila (Benpas) Kecamatan Magersari. Dari dua lokasi tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan 22 orang pengamen, satu diantaranya perempuan. Mereka langsung digiring ke Mapolres Mojokerto Kota.
Dari hasil pendataan, mereka yang terjaring razia tidak hanya berasal dari Kota Mojokerto saja, namun juga dari luar kota. Seperti Nganjuk dan Surabaya. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan senjata tajam (sajam), obat-obatan terlarang maupun minuman keras (miras).
Usia para pengamen yang terjaring razia gabungan berkisar antara 20 hingga 25 tahun, sementara dua pengamen lainnya berusia sekitar 50 tahun. Para pengamen yang terjaring razia gabungan tersebut dikenakan sidang tindak pidana ringan (tipiring) Pasal 504 KUHP dengan ancaman hukuman kurangan hingga 6 minggu.
Kasat Sampta Polres Mojokerto Kota, AKP Anang Leo Afera mengatakan, razia gabungan tersebut dilakukan karena banyaknya keluhan masyarakat di media sosial (medsos). “Masyarakat mengeluhkan keberadaan pengamen yang terkadang memaksa saat meminta uang,” ungkapnya.
Terutama di area tempat nongkrong dan warung kopi di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Hasilnya, 22 orang berhasil diamankan dan dijerat dengan sidang Tipiring. Patroli dan razia serupa akan dilakukan secara rutin, setidaknya seminggu sekali, terutama pada malam Minggu di lokasi-lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Saat dilakukan pemeriksa tidak ditemukan senjata tajam atau narkoba. Patroli bersama Satpol PP akan terus dilakukan secara rutin untuk menjaga ketertiban di wilayah Kota Mojokerto. Mengenai sanksi, itu menjadi kewenangan pihak Pengadilan, sementara tugas kami adalah melakukan penindakan awal,” tegasnya. [tin/ted]






