Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Almeida, dibuat terkesan oleh aksi Sadida Nugraha saat laga persahabatan melawan Football West All Star, Rabu malam (9/7/2025) di Sam Kerr Stadium, Perth. Pemain muda jebolan Future Lab itu tampil sebagai starter dan menunjukkan performa adaptif yang menjanjikan.
Diakui pelatih asal Spanyol tersebut, laga uji coba ini memang dimanfaatkan untuk mengukur kualitas para pemain muda. Dalam babak pertama, ia sengaja menurunkan seluruh pemain muda untuk melihat sejauh mana mereka beradaptasi dengan para pemain senior dan asing.
“Ya Sadida adalah salah satu pemain dari akademi, saya punya kepercayaan pada pemain muda terutama dari jebolan akademi (Persebaya). Saya pikir pertandingan ini adalah pembuktian,” ungkapnya, Kamis (10/7/2025).
Eduardo menyebut ada lima pemain dari Future Lab yang saat ini telah naik ke tim senior, yakni Sadida Nugraha, Sheva Kardanu, Dimas Wicaksono, M. Ichas, dan M. Ilham. Menurutnya, laga ini menjadi ajang penting bagi mereka untuk menunjukkan kualitas.
“Saya pikir saat ini ada lima pemain dari akademi (Future Lab) yang naik ke tim senior, sekarang mereka berada di tim utama dan perlu menunjukkan level mereka,” imbuhnya.
Langkah Persebaya menurunkan pemain muda bukan tanpa alasan. Klub kebanggaan Bonek itu memang tengah serius membangun regenerasi lokal yang kuat. Sadida Nugraha menjadi salah satu contoh keberhasilan strategi tersebut.
Pemain yang lahir dan besar di Surabaya itu sempat bergabung bersama Bhayangkara FC U-18 dan U-20, sebelum akhirnya pulang kampung dan resmi membela Persebaya U-20 sejak 1 Juli 2024.
Penampilannya bersama tim muda Green Force di ajang Elite Pro Academy (EPA) terbilang impresif, mencatatkan 19 laga, dua gol, dan hanya menerima satu kartu kuning sepanjang kompetisi. [kun]






