Surabaya (berita jatim.com)- Skincare menjadi produk yng penting bagi anak muda saat ini untuk menjaga wajah dan tubuh agar telihat tetap muda dan semakin sehat.
Mula dari produk lokal hingga luar, bahkan dari Harga yang murah hingga fantastis tidka menjadi halangan untuk mendapatkan skincare yang sesuai dengan kondisi tubuh. Namun, seringkali orang merasa skincare yang digunakannya tidak memberikan efek apapun bagi tubuh.
Hal ini terjdi karena beberapa faktor yang sering abaikan oleh banyak orang, seperti komedo yang dibiarkan menumpuk, bergonta-ganti produk, dan cara penyimpanan skincare. Kebanyakan orang merasa menggunakan skincare dapat sekaligus membershkan muka dari kemungknan adanya komedo, padahal tidak semua skincare dapat menghilangkan koedo di wajah.
Komedo yang dibiarkan menumpuk tanpa eksfoliasi dapat menjadi penyebab skincare tidak memberikan pengaruh terhadap wajah, hal ini karena danya penumpukan minyak, kotoran, dan sel kult mati yang menyumbat pori-pori sehingga skincare tidak dapat masuk meresap ke dalam kulit dengan maksimal.
Selain itu, kebiasaan berganti produk skincare juga menjadi alasan kenapa skincare yang digunakan tidak dapat memberikan efek pada tubuh. Banyak orang tidak sabar menunggu hasil dari produk yang digunakan sehingga memilih produk baru.
Kebiasaan termakan iklan di sosial media turut menjadi penyebab orang-orang sering bergonta-ganti skincare. Padahal, skincare membutuhkan sekitar 1-2 bulan untuk menunjukkan efek nyata pada tubuh.
Skincare memiliki kandungan yang berbeda-beda, oleh sebab itu cara penyimpanan skincare jua dapat mempengaruhi kualitas poduk. Menyimpan skincae pada suhu tinggi dapat mengurangi atau menghilngkan kandungan aktif di dalamnya, sehingga skincare yang digunakan tiak lagi efekif.
Bahkan, penggunaan skincare yang telah terpapar panas secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh sebab itu, penting untuk tetap menjaga skincare agar kandungan yang ada di dalamnya tidak menjadi bomerang bagi tubuh.
Evektifitas skincare tidak hanya ditentkn oleh kualitas produknya, tetapi juga oleh cara penggunaan dan kebiasaan yang sering dilakukan. Dengan memahami masalah kulit dan penyebabnya, penggunaan skincare secara rutin tidak lagi memberikan kerugian.
[Erlina Damayanti]






