Ngawi (beritajatim.com) – Rumah Wasimun (58) warga Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi terbakar pada Minggu (01/09/2024) pukul 09.30 WIB. RUmah tersebut terbakar habis, pun warga hanya bisa menyelamatkan sebagian harta benda, termasuk hewan ternak, sapi dan kambing milik Wasimun.
Kejadian pertama kali diketahui warga saat api sudah membesar. Wasimun saat itu tidak berada di rumah, dia sedang bekerja di sawah. Sebagian warga berupaya menyelamatkan barang berharga. Sebagian lagi memadamkan api dengan alat seadanya. Pun, warga akhirnya meminta tolong Damkar Ngawi.
”Warga panik api begitu besar karena angin kencang, Kami selamatkan harta benda yang ada di dalamnya. Kami juga berusaha padamkan api namun api justru makin membesar terbakar. Kebakaran ini terjadi saat ditinggal kerja pemiliknya,” kata Bagus Yudhatama, tetangga Wasimun.
Pemadam kebakaran pun mendatangkan dua unit mobil damkar. Mereka langsung melakukan penanganan. Namun, saat itu kondisi rumah berdinding kayu itu sudah ludes terbakar.
”Kami mendapatkan laporan dari warga ya, kami langsung meluncur ke lokasi. Sampai di sini, rumah sudah rata karena terbakar. Kami kemudian melakukan pembasahan,” terang Rachmad Subekti, petugas Damkar Ngawi.
Diduga, kebakaran bermula dari diang, atau perapian di kandang untuk mengusir nyamuk. DIperkirakan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
”Kami mengimbau pada masyarakat agar tidak membiarkan sumber api tetap menyala saat rumah dalam keadaan kosong,” pungkas Rachmad. [fiq/aje]






