Malang (beritajatim.com) – Hari lahir (harlah) ke-3 Rumah Sedekah Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya ditandai dengan memberikan santunan kepada 60 orang, 4 buah sepeda, tetapi ada juga pemberian kavling tanah untuk Yuning Kartikasari. Yuning adalah relawan yang sudah puluhan tahun terlibat dalam aktivitas sosial kemanusiaan.
Inisiator Rumah Sedekah NU, Noor Shodiq Askandar menjelaskan bahwa selama ini pihaknya tidak hanya memperhatikan pada korban, tetapi juga relawan yang pada sisi tertentu membutuhkan perhatian. Oleh sebab itu, Rumah Sedekah NU berusaha hadir pada mereka.
“Pada saat Covid-19 misalnya, di samping memberikan bantuan pada korban, kita berikan bantuan pada para penggali kubur dan sopir ambulance. Begitu juga saat tragedi Kanjuruhan, korban dan relawan juga sama sama kita bantu,” ujar Gus Shodiq, Jumat (16/2/2024).
Kavling di Perumahan Buring Indah Regency Inside No 14 diberikan oleh donatur Mahrus Soleh (pemilik Turen Indah Properti dan Ocean Garden Resto). Nantinya, direncanakan akan dibangun rumah.
“Panitia juga sudah kita bentuk yang diketuai oleh R Djoni Sudjatmoko pemilik NK Cafe) dan bapak Agus kontraktor Makmur Sejati). Semoga mulai tahun ini sudah bisa dimulai pembangunannya,” lanjut Gus Shodiq.
Pola ini, lanjut Gus Shodiq, diharapkan dapat meningkatkan semangat para relawan untuk terus berbakti dan berkarya yang bermanfaat bagi masyarakat. Tentu Rumah Sedekah tidak bisa memberi kepada semua relawan.
“Kita harap ini bisa jadi pengungkit kesadaran dan semangat masyarakat untuk memberikan perhatian yang seimbang baik kepada korban maupun relawan,” kata Gus Shodiq menutup.
Sebagai informasi, puncak acara harlah ke 3 Rumah Sedekah ini dilakukan bersama dengan para mitra, baik media, para pengusaha, relawan, santri dan masyarakat. Dengan kebersamaan ini, setiap kegiatan Rumah Sedekah bisa lebih meriah dan lebih bermanfaat. (dan/ian)






