Bilbao (beritajatim.com) – Kegagalan juara Liga Europa membuat tactician Ruben Amorim di Manchester United semakin tersudut. Dia bukan sekadar nirgelar musim ini. Musim depan, United juga tanpa laga di ajang Eropa lantaran ada di papan bawah klasemen Premier League. Saat ini United ada di posisi 16 dengan 39 poin dari 37 matchweek.
Sesaat setelah United dikalahkan Tottenham Hotspur pada final dini hari tadi, rumor kepergian Amorim kembali menguat. Sebab, dengan penampilan yang buruk hingga akhir musim ini, kecil kemungkinan pelatih asal Portugal itu bisa menghadirkan keajaiban musim depan.
Di luar dugaan, ternyata Amorim ikhlas jika dia tak lagi dikehendaki oleh manajemen dan suporter United. Dia bisa segera out bahkan hari ini jika diperlukan.
“Aku akan pergi bahkan tanpa pesangon sekali pun. Tetapi, aku tidak akan mengundurkan diri. Aku masih yakin dengan tim ini dan kinerjaku (di musim depan, Red)” ujar Amorim dilansir Sky Sports.
Ya, kepergian Amorim hanya akan terjadi jika dia dipecat. Padahal, beberapa hari lalu United mengonfirmasi bahwa musim depan Amorim tetap akan berada di bangku cadangan.
Kontrak pelatih 40 tahun itu bersama United masih berlaku hingga dua tahun lagi. Tetapi, dilansir Transfermarkt, statistik Amorim bersama United justru lebih akrab dengan kekalahan daripada kemenangan. Dari 41 laga, dia menelan 17 kekalahan dan hanya mendapat 16 kemenangan. (dio)






