Ringkasan Berita:
- Gelandang anyar Persebaya Ricky Pratama memanfaatkan libur kompetisi untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga.
- Meski menikmati masa libur, pemain berusia 23 tahun itu tetap menjalani latihan mandiri untuk menjaga kondisi fisik.
- Ricky mengaku bersyukur kini dapat lebih dekat dengan keluarga setelah bergabung dengan Persebaya.
- Ia bertekad memanfaatkan masa pramusim untuk beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal bagi Bajol Ijo.
Surabaya (beritajatim.com) – Masa jeda kompetisi dimanfaatkan sebaik mungkin oleh gelandang anyar Persebaya Surabaya, Ricky Pratama. Setelah menjalani musim yang panjang, pemain berusia 23 tahun itu memilih pulang ke kampung halamannya di Sidoarjo untuk menikmati waktu bersama keluarga sekaligus menjaga kebugaran jelang dimulainya persiapan menghadapi Super League 2026/27.
Bagi Ricky, libur kompetisi bukan hanya menjadi waktu untuk beristirahat, tetapi juga momentum memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum memulai tantangan baru bersama Bajol Ijo. Karena itu, ia tetap menjalani program latihan mandiri agar kebugarannya tetap terjaga.
“Libur kali ini saya manfaatkan untuk beristirahat sekaligus menjaga kondisi fisik. Saya tetap menjalani latihan secara mandiri agar saat kembali bergabung dengan tim nanti kondisi saya tetap siap dan tidak perlu memulai dari nol,” ujar Ricky, Jumat (3/7/2026).
Selain menjaga kondisi fisik, Ricky mengaku menikmati kesempatan berkumpul dengan keluarga. Sebelum bergabung dengan Persebaya, ia harus merantau dan menghabiskan sebagian besar waktunya di Makassar saat memperkuat klub sebelumnya.
Kini, kepindahannya ke Persebaya membuat jarak dengan kampung halamannya di Sidoarjo menjadi lebih dekat. Kondisi tersebut memberinya kesempatan lebih sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Saya sangat bersyukur karena sekarang bisa lebih dekat dengan keluarga. Setelah beberapa waktu harus berada jauh karena membela klub di luar Jawa Timur, tentu ada kebahagiaan tersendiri bisa lebih sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama mereka,” ujarnya.
Ricky menuturkan dukungan keluarga menjadi salah satu sumber motivasi terbesar dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional. Karena itu, masa jeda kompetisi dimanfaatkannya untuk mempererat kebersamaan sebelum kembali fokus menjalani latihan bersama tim.
Pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-23 tersebut juga menyadari pentingnya masa pramusim sebagai proses adaptasi. Ia ingin segera mengenal karakter rekan-rekan setim, memahami sistem permainan yang diterapkan pelatih, sekaligus membangun chemistry di dalam tim.
“Saya ingin memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Saat latihan tim dimulai nanti, saya berharap bisa langsung beradaptasi, bekerja keras, dan memberikan yang terbaik untuk Persebaya,” tegasnya. [way/beq]






